Prosumut
Sekda Langkat Amril Nasution bersalaman dengan Kadis Kominfo Wahyudiharto saat pelatihan DEA dan TA bagi pelaku UMKM.
Ekonomi

Pelatihan Digital untuk UMKM di Langkat Hadapi Persaingan

PROSUMUT – Menghadapi persaingan di era digital, pelaku Usaha Menengah, Kecil dan Mikro (UMKM) di Kabupaten Langkat perlu diberikan pelatihan.

Hal ini sebagai langkah nyata penguatan sektor UMKM berbasis digital.

Demikian disampaikan Sekda Langkat Amril Nasution saat pembukaan Pelatihan Digital Entrepreneurship Academy (DEA) dan Tematik Academy (TA) bagi pelaku UMKM pemula dan calon pelaku usaha di Kantor Bupati Langkat, Senin 21 April 2025.

“Pelatihan ini mencakup materi sangat relevan akan perkembangan teknologi saat ini.

Mulai dari pemasaran digital berbasis kecerdasan buatan (AI), pembuatan konten video digital, hingga edukasi keamanan siber bagi pelajar tingkat SMP dan SMA.

Harapannya, UMKM Langkat mampu berkembang dan berdaya saing tinggi,” ungkap Amril.

Ditegaskan dia, pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah dan pusat memberikan pelatihan gratis berdampak peningkatan ekonomi masyarakat.

“Ini bagian dari program terbaik untuk mempercepat kemajuan ekonomi Langkat.

Kita ingin UMKM tumbuh, mandiri dan mampu bersaing di pasar nasional bahkan global.

Kita terus berupaya menghadirkan pelatihan relevan dan bermanfaat seperti ini,” ujar dia sekaligus mengapresiasi
Kementerian Komdigi mendukung terselenggaranya pelatihan dimaksud.

Kolaborasi strategis Pemkab Langkat dengan Kementerian Komdigi melalui Balai Besar Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Penelitian (BBPSDMP) Kominfo Medan, melahirkan kegiatan dimaksud.

Budiman dari BBPSDMP Kominfo Medan menyampaikan, pelatihan DEA dan TA merupakan program strategis pemerintah meningkatkan literasi digital masyarakat.

Pasalnya, peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui digitalisasi menjadi kunci penting mencetak wirausahawan yang adaptif dan inovatif.

“Kami fokus pada upskilling pelaku usaha melalui pelatihan berbasis digital agar mereka siap menghadapi tantangan era industri 4.0,” beber dia.

Kegiatan pelatihan DEA dan TA ini berlangsung selama 4 hari, mulai 21 hingga 24 Mei 2025, dengan jumlah 210 peserta, terdiri dari pelaku UMKM pemula, calon wirausahawan, serta masyarakat umum tertarik memulai usaha.

Materi pelatihan mencakup strategi pemasaran digital, pemanfaatan platform e-commerce, manajemen keuangan UMKM, dan branding produk di era digital.

Diharapkan kegiatan mendorong tumbuhnya ekonomi lokal inklusif dan berkelanjutan, menjadikan Kabupaten Langkat sebagai daerah peduli dan progresif pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui teknologi.

Pelatihan dihadiri Kepala Dinas Kominfo Langkat Wahyudiharto, Kadis Koperasi dan UKM Syahrizal, para instruktur, narasumber serta seluruh peserta pelatihan. (*)

Reporter: Jie

Editor: M Idris

Konten Terkait

Harga Saham Perkebunan Naik, Petani dan CPO Diuntungkan

Editor Prosumut.com

Ekonomi Sumut Tumbuh 5,22 Persen di 2019

Editor prosumut.com

Orang Indonesia Paling “Rakus” Belanja Online

Val Vasco Venedict

Bangun Ekonomi Inklusif Melalui Mitra Tokopedia

Editor prosumut.com

Ada Rp17 Triliun Uang Tidak Layak Edar di Sumut

Editor prosumut.com

Musim Mudik Lebaran, Permintaan Premium di Sumut Melonjak 20 %

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara