Prosumut
Pendidikan

Lindungi Anak Sejak Dini, LSM GNI Gelar Seminar Perlindungan Anak

PROSUMUT – Ditengah banyaknya kasus kekerasan, penelantaran dan kriminalitas yang dilakukan oleh anak-anak sangat dipengaruhi bagimana hubungan anak dengan keluarga dan cara keluarga merawat dan mendidik anak. Untuk melindungi anak sejak dini, maka LSM Gugah Nurani Indonesia (GNI) Deli Serdang gelar seminar bertema “Lindungi Anak Sejak Usia Dini” di Desa Bulucina Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang.

Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara Ny. Nawal Edy Rahmayadi mengatakan, pola asuh anak sebenarnya sudah banyak diajarkan dalam kitab-kitab agama masing-masing, tidak perlu jauh-jauh mempelajari bagaimana pola asuh anak. Agama apapun pasti mengajarkan kebaikan dan ini perlu diterapkan kepada anak sejak dini.

BACA JUGA:  BI Sumut Kerja Sama dengan 8 Kampus di Medan

“Peran kedua orangtua dalam mengasuh anak, tidak hanya peran ibu tapi juga ayah, keduanya harus sepaham dalam mengasuh anak. Disamping itu, beliau juga menyampaikan bahwa pelaku kejahatan seksual yang terjadi adalah orang terdekat anak dan ini sangat disayangkan, karena orang terdekat yang harusnya menjadi pelindung,”katanya didampingi Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Sumatera Utara, Hj. Nurlela, SH, M.AP, Jumat (28/6).

BACA JUGA:  BI Sumut Kerja Sama dengan 8 Kampus di Medan

Dikatakannya, maka Ibu-ibu PKK ditingkat kecamatan dan desa harus peka terhadap masyarakat sekitar khususnya dalam memberantas kejahatan pada perempuan dan anak.

Project manager GNI Deliserdang, Mekar Damayanti Sianipar menyampaikan bahwa tujuan dari dilaksanakannya kegiatan seminar ditingkat desa ini adalah supaya bunda PAUD yaitu Pengurus TP.PKK dan juga guru-guru paud yang ada di desa bulucina semakin paham tentang pola asuh yang ramah anak.

BACA JUGA:  BI Sumut Kerja Sama dengan 8 Kampus di Medan

“GNI Deli Serdang telah menjalankan program pendampingan di desa Bulucina sejak tahun 2011, yang memfokuskan pada perlindungan anak, termasuk remaja. Hari ini kita mengundang 150 peserta yang terdiri dari masyarakat Bulucina, Ibu-ibu PKK, perangkat desa, pemerintah kecamatan, dan kabupaten,” pungkasnya. (*)

Konten Terkait

Inovator Muda Asah Karya Solutif dan Inovatif di Steam Expo

Editor Prosumut.com

Kunker ke LLDIKTI Wilayah I, Panja PTKL Komisi X DPR RI Soroti Kesenjangan Dukungan untuk PTS dan Tantangan Akreditasi

Editor prosumut.com

Peduli Dunia Pendidikan, PT CPFI Salurkan Program CSR 

Ridwan Syamsuri

Balai Bahasa Sumut Uji Keterbacaan Produk Penerjemahan

Editor prosumut.com

Viral Video Bocah Berontak Mudik, Hati-hati Anak Kecanduan Gadget!

Val Vasco Venedict

Sampoerna Academy Sukses Gelar Kompetisi STEAM Antar Sekolah, Diikuti Pelajar dari Berbagai Kota

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara