Prosumut
Infrastruktur

Jembatan Megawati Binjai Belum Rampung, KA Jadi Pilihan

PROSUMUT – Jembatan Simpang Megawati di Km 17 yang menghubungkan Kota Binjai dan Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang tak kunjung rampung.

Buntutnya, pengendara yang berasal dari Medan menuju Binjai atau sebaliknya memilih Kereta Api sebagai transportasi untuk menuju Ibu Kota Provinsi Sumut tersebut.

Seperti pengakuan J Pangaribuan, pada Sabtu 5 Oktober 2019 lalu dirinya yang mau menuju Kota Binjai dari Kota Medan batal berangkat menumpangi KA dengan jadwal keberangkatan pukul 17.15 WIB. Alhasil, Pangaribuan pun berangkat pukul 18.45 WIB.

BACA JUGA:  Kalista Dorong Kolaborasi Pemerintah-Swasta Percepat Transportasi Publik Listrik di Medan

“Jadi banyak pengendara mengeluh ketika melintas jalur darat saat melewati Persimpangan Megawati itu. Masyarakat pun memilih naik KA ketimbang bawa kendaraan pribadi maupun menumpangi Bus Damri Mebidang,” katanya, Rabu 9 Oktober 2019.

Memang pantauan wartawan, antrean mengular panjang di Simpang Megawati tersebut. Satlantas Polres Binjai dan pemborong proyek mengalihkan pengendara asal Kota Binjai untuk melintas Jalan Tol.

BACA JUGA:  Kalista Dorong Kolaborasi Pemerintah-Swasta Percepat Transportasi Publik Listrik di Medan

Meski demikian, langkah itu dinilai kurang efektif. Hal tersebut dibuktikan dengan antrean yang mengular panjang tersebut.

Sementara itu, Pengawas Proyek Jembatan, Donald menjelaskan, saat ini tinggal melakukan pengerasan jalan. Proyek ini bersumber dari Kementerian PUPR yang dikerjakan PT Bangun Mitra Abadi.

BACA JUGA:  Kalista Dorong Kolaborasi Pemerintah-Swasta Percepat Transportasi Publik Listrik di Medan

Donald juga tak dapat memberikan keterangan lebih jauh ketika disinggung kapan pengerjaan proyek ini tuntas.

“Saya hanya pengawas. Pekerjaan ini kapan tuntas sesuai kontrak, kepala proyek yang tahu,” bebernya.

Terkait petugas pengatur lalulintas, ia bilang, sudah berkordinasi dengan pihak kepolisian Binjai dan Deli Serdang.

“Pagi dan sore ada petugas. Kalau siang hanya padat merayap,” katanya. (*)

Konten Terkait

Kondisi Tidak Layak, Warga Kota Bangun Usulkan Pembangunan Jalan dan Jembatan ke DPRD Medan

Editor prosumut.com

Berganti Nama Bandara Sisingamangaraja XII, Terminal Bandara Silangit Diperluas 5 Kali

Val Vasco Venedict

Dinding Basement Roboh; Kontraktor Proyek Pasar Kampunglalang Harus Diberi Sanksi

Ridwan Syamsuri

Mengintip Progres Pembangunan Terminal Kabanjahe, tak Sekadar Modern

Editor Prosumut.com

Titik Banjir di Lapangan Merdeka & Medan Selayang Kelewat Parah, Balitbang Carikan Solusinya

Ridwan Syamsuri

Banjir Menghantui Warga Jalan Anggrek Raya dan Bunga Terompet

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara