Prosumut
Pemerintahan

Ini Keluhan Pelaku Industri Kreatif Asahan ke Bupati

PROSUMUT – Lesunya usaha yang dialami para pelaku ekonomi kreatif khususnya wedding organizer yang terhimpun dalam wadah Forum Industri Kreatif Kabupaten Asahan akibat wabah Covid-19.

Para pelaku usaha wedding organizer berkunjung dan mohon perhatian serta dukungan dari Bupati Asahan H Surya.

Kondisi terebut sejak wabah Covid-19 melanda Bangsa Indonesia serta di berlakukannya pembatasan sosial dan dilarangnya kegiatan yang dapat mengundang keramaian.

Pemberlakuan tersebut diterapkan mulai Maret 2020 lalu, imbasnya membuat pelaku usaha ekonomi kreatif yang menggeluti bidang wedding organizer merasakan dampaknya.

Penyampaian tersebut disampaikan Ketua Forum Industri Kreatif Kabupaten Asahan Ahmad Juraimi saat beraudensi bersama di ruang kerja Bupati Asahan, tengah pekan lalu.

BACA JUGA:  DPRD Medan Gelar Paripurna LKPJ 2025

“Karena usaha yang kami geluti dan berhubungan dengan keramaian atau acara pesta nyaris tidak ada sama sekali,” ujar Ahmad.

Masih dikatakan Ahmad, karena itulah sebagai pelaku ekonomi kreatif khususnya pada bidang ini, pihaknya memohon kepada Bupati Asahan untuk dapat memberikan perhatian dan respon atas usaha serta keberadaan mereka.

Disamping itu, Ahmad juga memohon kiranya Bupati Asahan dapat membantu aga wadah organisasi Forum Industri Kreatif dapat memiliki legalitas organisasi.

“Sehingga Kami bisa  sinergis dan mampu menjadi mitra bagi Pemerintah Kabupaten Asahan kedepannya,” lanjutnya.

Menanggapi karena lesunya usaha pelaku ekonomi kreatif khususnya bidang wedding organizer, Bupati Asahan mengatakan bahwa akibat wabah Covid-19 semua sektor terdampak.

BACA JUGA:  Ranperda Inisiatif DPRD Medan Terkait Perubahan Sistem Kesehatan Didukung Wali Kota

Sedangkan soal dukungan legalitas terhadap keberadaan organisasi, Surya meminta forum tersebut segera melengkapi administrasi perizinannya. Sehingga secara resmi terdaftar di Pemkab Asahan.

“Wabah Covid-19 saat ini yang melanda bukan keinginan kita semua dan wabah ini juga terjadi bukan hanya di Kabupaten Asahan akan tetapi sudah menjadi wabah secara nasional . Dan secara ekonomi kita semua saat ini mengalaminya akibat dampak virus tersebut,” sebutnya.

Jadi untuk memutus mata rantai penyebaran wabah Korona tersebut kata Surya, Pemerintah Pusat, Provinsi maupun Kabupaten/Kota telah melakukan berbagai langkah-langkah upaya untuk dapat memutus mata rantai penyebarannya.

BACA JUGA:  Ranperda Inisiatif DPRD Medan Terkait Perubahan Sistem Kesehatan Didukung Wali Kota

Hal itu sudah di lakukan denganmemberikan himbauan kepada masyarakat untuk dapat menerapkan protokol kesehatan, menjalankan pola hidup sehat, cuci tangan pakai sabun dan memakai masker setiap melakukan aktivitas.

“Ayo, kita putus penyebaran wabah covid-19 di Kabupaten Asahan, agar kita dapat melakukan aktivitas seperti biasanya,” ajak Bupati Asahan mengakhiri audiensnya.

Tampak hadir Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Asahan, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Asahan dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Asahan. (*)

 

Reporter : Nikmatullah Johari
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            :

Konten Terkait

Segera, Swasta Bisa Jadi Pejabat PNS

Ridwan Syamsuri

Anggaran Rp300 M Bantuan Dampak Covid-19, Ini Besarannya untuk Langkat

admin2@prosumut

Wabup Langkat Hadiri Sidang Paripurna PAW Anggota Dewan dari Perindo

admin2@prosumut

Pemkab Labuhanbatu Berikan Bantuan Pendidikan Masuk PTN

Editor Prosumut.com

Ketua DPRD Labura Kritik Pembagian BST di Rumah Pribadi Bupati

admin2@prosumut

KPU Medan Tetapkan 5 Zona Kampanye Capres-Cawapres

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara