Prosumut
Umum

Bangkai Babi Dibuang ke Sungai, DLH Diminta Bertindak

PROSUMUT – Banyaknya bangkai babi yang diduga kuat sengaja dibuang ke Sungai Bederah, harus disikapi oleh instansi terkait.

Pasalnya, bangkai babi tersebut positif terjangkit virus hog cholera sehingga berdampak buruk terhadap kesehatan masyarakat sekitar dan mencemari lingkungan.

Kasubbid Penmas Humas Polda Sumut AKBP MP Nainggolan menyebutkan, pemerintah daerah melalui intansi terkaitnya bisa memproses untuk menuju ke ranah hukum. Sebab, mereka juga bagian dari penyidik.

BACA JUGA:  Kadisdik Langkat Mengundurkan Diri

“DLH (Dinas Lingkungan Hidup) juga penyidik, tapi penyidik pegawai negeri sipil,” kata MP Nainggolan, Selasa 12 November 2019.

Disebutkan dia, DLH bisa menindaklanjuti terkait persoalan limbahnya.

BACA JUGA:  Korban Banjir Langkat Diboyong ke Jakarta

“Tahap awal penyidiknya instansi tersebut boleh melakukan. Kalau sudah mereka tangani, pelimpahan kasusnya bisa koordinasi dengan penyidik polisi,” jelasnya.

Dia mengharapkan, jangan sampai persoalan ini dibiarkan berlarut-larut, karena nantinya dapat merugikan masyarakat luas.

“Sejauh ini belum ada laporan yang kita terima terkait persoalan hukum bangkai babi. Makanya, instansi terkait diharapkan segera mengambil tindakan,” cetusnya.

BACA JUGA:  Kadisdik Langkat Mengundurkan Diri

Ia menambahkan, tidak boleh hewan ternak yang sudah mati dibuang ke sungai.

“Hewan ternak yang mati itu dikubur, tidak boleh dibuang ke sungai bangkainya karena mencemari lingkungan,” tandasnya. (*)

Konten Terkait

Api Lilin Ludeskan Tiga Rumah di Sergai

Ridwan Syamsuri

Prediksi Pertandingan Sheffield United vs Leeds United

Pro Sumut

Aplikasi ‘adiraku’, Nasabah Mudah dan Cepat Bertransaksi

admin2@prosumut

Bupati di Liga Pantai Labuhan Bilik: Positif Bina Generasi Muda

Ratusan Ibu di Langkat Ikut Senam dan Jalan Santai

Polres Asahan Siagakan 212 Personil Gabungan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara