Prosumut
Kriminal

Tuntut Biaya Pengobatan, Kepala Tukang Becak Robek Dianiaya

PROSUMUT – Andrianto menjadi korban dugaan penganiayaan yang diduga dilakukan oleh kawan-kawan Toni Wijaya di Simpang Tiga Jalan Kutab Kelurahan Stabat Baru Kecamatan Stabat Kabupaten Langkat, Kamis 11 Juli 2019 sekitar pukul 19.00 WIB.

Buntutnya, warga sekitar menggeruduk kediaman Toni dan menuntut aparat penegak hukum menangkap yang bersangkutan lantaran diduga menganiaya korban yang merupakan warga Kecamatan Secanggang Kabupaten Langkat bekerja sebagai tukang becak.

BACA JUGA:  MAI Medan Dukung Penguatan Pengawasan Lingkungan Selama Musim Mudik Lebaran

Informasi dihimpun, tuntutan biaya oleh korban bermula dari anjing Toni menggigitnya pada akhir 2018. Saat korban mendatangi rumah Toni, malah mendapat perlakuan kasar. Oleh korban yang tak terima, menghantam kaca mobil Toni hingga pecah.

Peristiwa itu kian pecah diikuti aksi menghakimi korban yang diduga dilakukan rekan-rekan Toni. “Aku dipukuli, dikeroyok dia dan kawannya yang ada di situ,” kata korban yang mendapat perawatan medis karena kepalanya mengalami luka robek di RS Surya Stabat.

BACA JUGA:  MAI Medan Dukung Penguatan Pengawasan Lingkungan Selama Musim Mudik Lebaran

Peristiwa ini mendapat perhatian masyarakat dan mendesak aparat penegak hukum memproses Toni yang disebut-sebut keturunan etnis Tiongkok. Pertigaan Jalan Kutab pun dikerumuni. “Jangan suka-suka saja Mukuli pribumi. Stabat ini enggan pernah rusuk. Jangan gara-gara ini, jadi rame Stabat,” ujar salah seorang warga yang turut berunjuk rasa.

Kabar inipun berhembus sampai ke telinga polisi. Kanit Pidum Polres Langkat, Iptu Bram Chanda turun tangan dan melakukan negosiasi dengan warga.

BACA JUGA:  MAI Medan Dukung Penguatan Pengawasan Lingkungan Selama Musim Mudik Lebaran

“Saya minta agar kalian jangan anarkis. Salah paham saja ini. Kalau terjadi keributan, siapa yang mau tanggung jawab,” ujar Bram.

“Hanya salah paham saja, sekarang situasi sudah terkendali bang,” tambah Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Teuku Fathir. Hingga pukul 21.00 WIB, beberapa warga masih terlihat di sekitaran rumah Toni.(*)

Konten Terkait

49 Bungkus Ganja Ditemukan di Kebun Sewangi

Editor prosumut.com

Ditkrimsus Polda Sumut Gerebek Rumah Penangkaran Satwa Langka

Val Vasco Venedict

Insiden Sahuran, Dua Kelompok di Medan Labuhan Tawuran

Val Vasco Venedict

Sebelum Ditemukan Tewas, Pria Cacat Didatangi Penagih Hutang

Editor Prosumut.com

6.677 Personel Polda Sumut Dikerahkan untuk Amankan Malam Tahun Baru

Editor prosumut.com

Usai Main Dingdong, Pengedar Sabu Dicokok

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara