PROSUMUT – Bencana alam banjir menerjang Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Kamis 31 Oktober 2019. Akibatnya, satu unit rumah semi permanen milik Sonia hanyut.
Bahkan, 400 rumah terendam dan jembatan yang menghubungkan warga di Lingkungan VIII Undian Kelurahan Bela Rakyat ke Kota Kuala pun terputus.
“Data sementara satu rumah hanyut dan 400 rumah lainnya terendam,” mata Kapolsek Kuala, AKP Armansyah.
“Jembatan terputus, tak bisa dilalui,” sambungnya.
Beruntung, kejadian ini tak menelan korban jiwa. Meski demikian, katanya, pihaknya bersama tim gabungan lainnya masih melakukan pendataan di lapangan.
Menurutnya, bencana banjir tersebut akibat Sungai Begumit dan Sungai Tembo meluap sekitar pukul 22.00 WIB. Sementara itu, Camat Kuala, Imanta PA menambahkan, air yang merendam rumah warga perlahan mulai surut.
“Sebenarnya rumah yang terendam tidak lama. Karena dilintasi air dan segera surut pada pukul 04.00 pagi tadi,” bebernya.
Untuk membantu warga korban banjir, katanya, pihaknya sudah mendirikan dua unit dapur umum. “Semua korban kita pantau untuk memenuhi kebutuhannya yang mendesak,” ucapnya.
Namun, ia bilang, jembatan yang terputus bukan akses utama.
“Jembatan yang amblas itu jembatan PJKA yang dimanfaatkan warga Lingkungan VIII Undian Kelurahan Bela Rakyat ke Kota Kuala. Tetapi warga tidak terisolir, karena jalan utama ada,” ungkapnya.
Luapan air sungai juga melanda sebagian warga di Lingkungan IV Bela Rakyat Baru, Kelurahan Bela Rakyat dan Lingkungan VI serta Lingkungan IV Tempel Kelurahan Pekan Kuala Kecamatan Kuala Kabupaten Langkat Sumatera Utara. (*)

