Prosumut
Kesehatan

RSUP HAM Peringati Hari Parkinson Sedunia dengan Penyuluhan Kesehatan

PROSUMUT – Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik (RSUP HAM) mengadakan penyuluhan kesehatan tentang penyakit parkinson di Ruang Tunggu Pasien Poliklinik Kardiologi Pusat Jantung Terpadu (PJT) RSUP HAM pada Selasa 12 April 2022.

Penyuluhan kesehatan ini dilaksanakan dalam rangka World Parkinson’s Day atau Hari Parkinson Sedunia yang diperingati pada tanggal 11 April setiap tahunnya.

Penyuluhan kesehatan ini terlaksana atas kerja sama Instalasi Promosi kesehatan dan Pemasaran Rumah Sakit (PKPRS) dengan Kelompok Staf Medis (KSM) Neurologi RSUP HAM. Penyuluhan tentang penyakit parkinson kepada para pasien ini disampaikan tim dokter yang dipimpin oleh dokter ahli neurologi di RSUP HAM, dr. Haflin Soraya Hutagalung, Sp.S.

BACA JUGA:  PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan sebagai RSPPU oleh Kemenkes

Dijelaskan dalam penyuluhan kesehatan ini, penyakit parkinson adalah suatu penyakit gangguan neurodegeneratif yang berjalan progresif lambat tanpa sebab yang diketahui.

“Penyakit parkinson sendiri ditandai dengan berkurangnya dopamin di dalam tubuh manusia, sehingga sel saraf tidak dapat bekerja dengan baik, terutama fungsi motorik tubuh,” kata dr Haflin.

Sambungnya, lenderita penyakit parkinson biasanya akan menunjukkan sindrom parkinson, yang merupakan suatu kumpulan gejala klinik.

“Yaitu, tremor atau gemetar, rigiditas atau kekakuan otot, ketidakstabilan postur, dan bradikinesia atau gerakan melambat. Penyakit ini umum ditemukan pada populasi usia 65 tahun, di mana lebih banyak pada para pria,” jelasnya.

BACA JUGA:  PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan sebagai RSPPU oleh Kemenkes

Dalam kesempatan itu, tim dokter KSM Neurologi RSUP HAM menjelaskan pula beberapa faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit parkinson pada seseorang. Yaitu, riwayat trauma dan stress emosional, paparan lingkungan seperti polusi udara, terpapar zat infeksius seperti pestisida, hingga memiliki riwayat keluarga dengan penyakit parkinson.

Selain itu, ada pula faktor yang bisa menurunkan risiko atau mencegah terjadinya penyakit parkinson. Mulai dari konsumsi antioksidan seperti vitamin E, suplemen multivitamin, minyak ikan, sayuran dan buah-buahan, hingga menjauhi kebiasaan merokok dan minum alkohol.

BACA JUGA:  PPDS Hospital Based, RS Adam Malik Ditetapkan sebagai RSPPU oleh Kemenkes

Namun, beberapa makanan ternyata juga perlu dihindari, seperti asupan zat besi yang berlebihan, di mana telah terbukti dapat meningkatkan risiko penyakit parkinson.

Untuk pengobatan penyakit parkinson, maka dilakukan penatalaksanaan umum atau suportif seperti latihan fisik dan nutrisi yang cukup, penatalaksanaan medikamentosa, hingga penatalaksanaan rehabilitasi medik yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup penderita dan menghambat bertambah beratnya gejala penyakit ini. Layanan pengobatan dan perawatan pasien parkinson ini tersedia di RSUP HAM melalui Poli Neurologi. (*)

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Pandangan Kabur, Tetapi Pencemaran Udara tak Bisa Diukur

Editor prosumut.com

ASN Batubara 1 Terkonfirmasi Covid-19, 10 Tunggu Hasil Swab

admin2@prosumut

Vaksinasi Covid-19 Anak dan Remaja, Sumut Tunggu Juknis Pusat

Editor prosumut.com

Pembangunan Gedung Baru RSUD Pirngadi Medan Butuh Bantuan Dana Rp600 Miliar Lebih

Ridwan Syamsuri

Banjir Langkat, 70 Persen Alkes Rusak

Editor prosumut.com

RSUD Rantauprapat Terima Ventilator dari Satgas Covid-19 Sumut

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara