Prosumut
Ekonomi

KPPU Masih Kumpulkan Data Terkait Harga Masker N95 Melonjak

PROSUMUT – Komisi Pengawasan Persaingan Usaha (KPPU)‎ tengah melakukan pengumpulan data terkait lonjakan harga masker N95 beberapa minggu lalu yang tembus hingga Rp100 ribu. Melonjaknya harga masker tersebut sebagai dampak dari wabah virus corona.

“Kita sedang mengumpulkan data dari distributornya dan pelaku usahanya. Mereka yang menjual masker kepada masyarakat,” kata Kepala KPPU Wilayah I Medan, Ramli Simanjuntak, Rabu 26 Februari 2020.

Ramli mengaku, pihaknya serius melakukan penanganan terkait lonjakan harga masker tersebut dengan melakukan koordinasi kepada pihak KPPU Pusat untuk pengerjaan teknis selanjutnya.

“Kita sudah melakukan pengumpulan data dengan berkoordinasi tim investigasi dari pusat,” ujar Ramli.

Terkair sanksi kepada pelaku usaha yang ‘nakal’, Ramli mengatakan masih panjang prosesnya. Sebab, proses saat ini masih dalam pengumpulan data untuk dijadikan tindaklanjut peningkatkan status menjadi penyelidikan.

“Belum sampai ke sanksi, karena KPPU melakukan pengumpulan data, melakukan seleksi, penyelidikan, penyidikan hingga pemberian sanksi,” terang Ramli.

Ia menuturkan, pihaknya sudah mendengar dan menerima informasi atas keluhan masyarakat dengan meroketnya harga masker tersebut.

“Disini lah peran KPPU melihat perilaku pelaku usaha dari kondisi wabah virus corona,” tandasnya. (*)

Konten Terkait

Hati-Hati Pilih Fintech! Cuma 5 Diakui OJK

Val Vasco Venedict

LPEI Bantu UMKM Teh Bunga Tembus Pasar Global

Sambut Nataru 2023/2024, Telkomsel Hadirkan Pelayanan Maksimal di Area Sumatera

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

102 Pelaku Usaha Meriahkan Festival Kuliner Medan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Galeri Kreasi Sumut, Gerbang Produk Lokal Go Publik

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Ekonomi China Tumbuh Negatif, Sumut Harus Antisipasi

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara