Prosumut
Rilis & Seremoni

Bupati Langkat: Kami Siap Menjaga dan Mendukung Pelestarian Mangrove

PROSUMUT – Pemerintah Kabupaten Langkat di bawah pimpinan Bupati Langkat Terbit Rencana PA secara serius, siap menjaga kelestarian hutan mangrove dan mendukung pemerintah pusat demi memperbaiki kawasan hutan mangrove yang rusak di wilayah Langkat.

“Kami siap menjaga dan mendukung perbaikan hutan mangrove di wilayah Langkat, sesuai inturuksi pemerintah pusat,” tegas Bupati Langkat saat menghadiri kegiatan penanaman mongrove oleh Gubsu H Edy Rahmayadi di Hutan Pasar Rawa Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat Sumatera Utara, Senin 3 Agustus 2020.

Bupati juga mengucapakan terimakasih kepada Pemprovsu dan pemerintah pusat, atas perhatiannya dalam memperbaiki hutan mangrove di Langkat. Selain menjaga ekosistem habitat hewan laut, itu juga meningkatkan ekonomi para nelayan Langkat yang menyambung hidup dengan mencari udang, ikan dan jenis hewan laut lain.

BACA JUGA:  JNE Rayakan Ramadan 1447 H dengan Program 'BERGEMA'

“Sebab dengan terjaganya kelestarian hutan mangrove, membantu perkembangbiakan ekosisten laut tumbu dengan baik,” ungkapnya.

Usai menanam pohon mangrove bersama, Gubsu Edy, Bupati dan unsur Forkopimda Langkat serta masyarakat, secara seremonial mengajak, kepada seluruh lapisan masayarakat serta dinas dan pihak terkait, untuk bersama bergotong royong melestarikan kawasan hutan mangrove, dengan cara memanfaatkan sesuai fungsinya.

Sehingga biota hewan laut seperti udang, kepiting, ikan dan lainnya,  dapat dikelola untuk meningkatkan ekonomi masyarakat nelayan sekitar.

BACA JUGA:  JNE Rayakan Ramadan 1447 H dengan Program 'BERGEMA'

“Serta agar alam di Langkat  dapat menjadi paru – paru dunia yang baik, untuk kemaslahatan hidup umat manusia,” ujarnya.

Dirjen PPKL MR Karliansyah yang turut hadir, menyampaikan teks pidato Menteri Kehutanan RI Siti Nurbaya, bahwa kegiatan ini dalam rangka menyambut HUT RI ke 75 tahun 2020, sekaligus memperingati hari mangrove sedunia yang dilaksanakan setiap 26 Juli.

Ia juga menerangkan, kawasan hutan mangrove terluas di dunia, berada di Indonesia. Jadi beberapa lokasi kawasan hutan mangrove yang rusak, digalakan oleh Kementerian LH RI untuk diperbaiki guna kelestarian dan keseimbangan kehidupan manusia di bumi ini.

“Sebab mangrove salah satu hutan yang berfungsi untuk mencega banjir dan menjadi paru-paru dunia. Jadi  tujuan dari penanaman mangrove ini untuk memperbaiki kerusakan kawasan mangrove,” sebutnya.

BACA JUGA:  JNE Rayakan Ramadan 1447 H dengan Program 'BERGEMA'

Di Sumut ada sekitar 84,71756 ribu hektar kawasan mangrove yang harus dijaga kelestarianya. Sedangkan pusat perbaikan penanaman mangrove di Sumut,  dipusatkan di hutan mangrove pasar Rawa Dusun Kelantan Desa Pasar Rawa Kecamatan Gebang Kabupaten Langkat ini.

Caranya, dengan sebanyak 2020 batang bibit mangrove yang ditanam. Pengelolan hutan mangrove di kawasan ini diberikan kepada masyarakat melalui skema perhutanan sosial seluas 138 hektar. (*)

 

Reporter : Muhammad Akbar
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Mak Ganjar Adakan Pelatihan Pembuatan Jamu Tradisional Bagi Kaum Ibu di Sumut

Editor prosumut.com

Apresiasi TPID Langkat, Bank Indonesia Beri Hadiah Mobil Dinas

Editor prosumut.com

BPJS Ketenagakerjaan Berikan Layanan Manfaat Program Jaminan Kehilangan Pekerjaan

Editor prosumut.com

Tangkal Hoax, AJI Edukasi Mahasiswa Cara Cek Fakta

valdesz

Ini Tujuan Kampung Tangguh Terasa Bupati Langkat

admin2@prosumut

JNE dan Hijashop Berbagi Inspirasi serta Takjil di Medan

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara