PROSUMUT – Anggota Dewan Pengawas (Dewas) Perum Bulog Pusat, Verdianto Bitticaca dan Frans Dabukke melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke pasar Sei Sikambing, Medan, Kamis 26 Februari 2026.
“Kami ingin memastikan bahwa tugas yang diberikan oleh pemerintah kepada Bulog dalam penyediaan beras SPHP dan minyak goreng juga dilakukan di wilayah Sumut”, kata Verdianto kepada wartawan.
Disebutkan Verdianto stok beras dan minyak goreng di Bulog saat ini sangat cukup termasuk di wilayah Sumut. Tercatat, stok beras Bulog Sumut sebesar 52.000 ton dan minyak goreng 1,7 juta liter.
“Stok beras masih akan bertambah dari hasil pengadaan gabah/beras dan jika diperlukan sewaktu waktu bisa dikirim dari wilayah lain.
Begitu pula minyak goreng, setiap hari kami lakukan penyediaan langsung dari pabrik,” sebut Verdianto.
Seperti diketahui, beras SPHP akan terus digelontorkan ke pasar pasar tradisional, warung sembako dengan harga maksimal di tingkat konsumen Rp13.100/kg atau Rp65.500/kemasan 5kg. Sedangkan untuk minyak goreng (minyak kita) dengan harga di tingkat konsumen maksimal Rp15.700/liter.
Sementara itu, menurut Frans Dabukke saat ini Bulog juga terus menyerap gabah/beras petani guna memupuk stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Upaya ini dilakukan sehingga harga gabah di tingkat petani tetap terjaga Rp6.500/kg.
“Semangat petani untuk memproduksi padi juga harus dilakukan, sehingga setiap petani merasa terlindungi karena hasil produksi nya dijamin dengan harga yg layak” ujar Frans. (*)
Editor: M Idris
previous post

