Prosumut
Budaya

Makna Mendalam Tarian Serampang Dua Belas, Sofyan Tan: dari Perkenalan hingga Pelaminan

PROSUMUT – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, dengan fasih menjelaskan makna langkah dalam setiap gerakan Tari Serampang Dua Belas.

Hal itu disampaikannya saat menjadi keynote speak dalam acara Semarak Budaya yang diselenggarakan Komisi X DPR RI berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan dengan tema :Serampang Dua Belas : Tari Tradisional yang Mengakar dalam Budaya Melayu’ di Yayasan Pendidikan (YP) Pangeran Antasari, Jalan Veteran, Deli Serdang, Jumat 8 Agustus 2025.

“Tari Serampang Dua Belas ini punya makna yang sangat dalam. Kisah cinta dalam 12 langkah, mulai dari perkenalan hingga ke pelaminan,” ungkap Sofyan Tan.

Jika diperhatikan dengan baik, setiap langkah gerakan dalam Tarian Serampang Dua Belas, adalah tahapan-tahapan dalam kisah percintaan sepasang kekasih. Hal itu menandakan halusnya kebudayaan Indonesia, khususnya Melayu dimana untuk mengungkapkan perasaan pun sampai ada tariannya dan punya tahapannya.

Sofyan Tan menjelaskan, langkah pertama gerakannya mengisyaratkan pada tahap perkenalan dan baru saling bertemu.

Lalu, tahapan langkah gerakan kedua mulai mencoba memikat dan menggoda namun belum tumbuh rasa cinta.

Kemudian, langkah tahapan gerakan yang mengajak bermain seperti sedang pendekatan.

Setelah itu, dilanjutkan dengan langkah memberi rasa nyaman dan mulai memberikan tanda cinta.

Langkah berikutnya, sang penari perempuan memberikan tanda memiliki perasaan yang sama.

Selain itu, ada juga gerak tarian yang menandakan sedang merasa cemburu dan disusul gerakan rasa rindu.

Semakin lama, gerakan mulai menyiratkan keyakinan untuk hidup bersama dan menunggu restu orang tua untuk menuju proses lamaran lalu ada gerakan seperti ingin berpelukan atau saling mengaitkan tangan sebagai tanda gembira menuju pelaminan.

Hingga akhirnya ditutup langkah keduabelas yakni gerakan saling menyilangkan sapu tangan melambangkan penyatuan dalam pernikahan di pelaminan.

“Inilah indahnya kebudayaan kita. Jika semua paham tentang setiap gerakannya, kita pasti berdecak kagum.

Generasi muda harus paham bahwa dalam mencari pasangan dan menyatakan cinta harus punya tahapan, tidak tembak langsung,” ungkap Sofyan Tan.

Hadir dalam acara, Wakil Koordinator YP Pangeran Antasari, Dr Zico Ricardo Aritonang SH MH, Kepala SMK Pangeran Antasari Suryani MPd, narasumber Irfansyah serta para peserta, penari dan pelaku seni budaya.
(*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Hari Kanker Sedunia, XL Axiata dan Jurnalis Gelar Donor Darah 

Editor Prosumut.com

Kapolsek Medan Baru Bagikan Kurma Kepada Jurnalis

Editor prosumut.com

Ijeck Terima Audiensi Seniman, Potensi Etnik di Sumut Luar Biasa

Editor prosumut.com

Peduli Lingkungan, PLN UIP Sumbagut Serahkan CSR ke Kampung Sejahtera

Editor prosumut.com

Kuil Sri Raja Rajeswari Amman Pecahkan Rekor MURI Arca Tertinggi di Indonesia

Ridwan Syamsuri

Pertamina Latih Emak-Emak Olah Ikan Jadi Produk Berkualitas

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara