Prosumut
Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan.
Budaya

Pantun Gambaran Halusnya Tutur Kata Budaya Indonesia

PROSUMUT – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan dr Sofyan Tan mengisi kegiatan kebudayaan dengan acara ‘Berpantun Biar Gaul’, dan menari di ‘Festival Seni Budaya Karo’.

Sofyan Tan mengatakan, dalam kegiatan Semarak Budaya, salah satu tema yang diangkat adalah tentang pantun yang sudah ditetapkan sebagai warisan budaya tak benda oleh United Nations Educational Scientific and Cultural Organization (UNESCO).

Pantun, menurutnya, harus diperkenalkan dan dipopulerkan terutama kepada generasi muda agar tetap dapat diwariskan dari generasi ke generasi.

Sofyan Tan mengungkapkan, bahwa pantun adalah gambaran halusnya tutur kata budaya yang kita miliki sehingga terdengar menarik dan menghidupkan suasana.

“Pantun ini gambaran halusnya kita bertutur kata, itulah budaya kita. Mau nembak cewek pun harus berpantun dulu, jangan tembak langsung,” ujar Sofyan Tan disambut tawa peserta Semarak Budaya dengan tema Berpantun Biar Gaul, di Teater Rumah Mata, Jln Sei Siguti, Medan, Minggu 13 Juli 2025.

Sofyan Tan meminta agar anak muda mempopulerkan budaya berpantun. Bahkan kalau bisa mengalahkan populernya budaya K-Pop. Dengan begitu, anak muda tidak kehilangan akar budaya yang menjadi jati dirinya.

Acara yang dikemas menarik dan interaktif itu diisi dengan dendang pantun dibawakan Aulia, puisi pantun oleh Zulkarnaen Siregar, persembahan berbalas pantun oleh Popo dan Ega serta paparan materi interaktif oleh narasumber terkait teknik berpantun untuk gaul bagi anak muda. Hadir dalam acara Ketua Teater Rumah Mata Agus Susilo.

Narasumber Aslim Rafina membenarkan bahwa pantun adalah penyampaian pesan yang disampaikan dengan santun. Bahkan ketika ingin menyampaikan pesan kritik dan sindiran, dengan berpantun jadi terdengar lebih santun dan tidak membuat orang yang disindir menjadi tersinggung.

Sementara itu, Sofyan Tan juga menghadiri Semarak Budaya Festival Seni Budaya Karo di Kampus Universitas Mandiri Bina Prestasi yang diawali dengan menari bersama tarian Mbuah Page.

Hadir dalam acara tersebut Yayasan MBP Timothy Adi Prima Tarigan, Rektor UMBP Sarman Sinaga, Direktur Politeknik MBP Saut Banjarnahor, dan narasumber Simpei Sinulingga. Acara Semarak Budaya adalah kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kebudayaan program kolaborasi dengan Komisi X DPR RI. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Melirik Destinasi Wisata Tersembunyi disekitaran Parapat: Desa Pardomuan Ajibata yang butuh Pendampingan secara Berkelanjutan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Peduli Korban Banjir, MTXL Axiata-PFI Medan Salurkan Bantuan

Editor Prosumut.com

Dilantik, Indra Pimpin Dewan Masjid Indonesia Labura

Tanda Penghormatan, Andi Suhaimi Diupah-upah Adat Batak

admin2@prosumut

YPI-CSR, Bentuk Kelompok Simpan Pinjam di 6 Desa Terdampak Bencana

admin2@prosumut

Peduli Kasih Covid-19, PPSD Siahaan Medan Berbagi Sembako

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara