Prosumut
Berita

Tokoh Muda Sumut Lintas Etnis Bahas Ketahanan Mental Generasi Bangsa

PROSUMUT – Sejumlah tokoh muda energik berdiskusi di Sekretariat Ikatan Alumni Lemhannas Sumut, baru-baru ini.

Topik diskusi yang dibahas mengenai ketahanan mental dan masa depan generasi muda Indonesia di era saat ini dan masa yang akan datang.

Salah satu tokoh muda, Dr Rudi Salam Sinaga SSos MSi sebagai pakar ilmu sosial politik di Sumatera Utara mengatakan, pertemuan ini sebagai agenda rutin yang dilakukan pada segmentasi pemikir-pemikir muda energik dengan pengalaman luas di dalam kehidupan sosial masyarakat.

Dasar pemikiran dari diskusi rutin semacam ini ialah perubahan zaman yang menghadirkan pergeseran perilaku sosial pada generasi muda.

“Kalau di era tahun 90-an anak pelajar diberikan tanggung jawab untuk mengerjakan tugas sekolah di rumah pada pukul 19.00 – 21.00 WIB, dan tidur pukul 22.00 WIB.

Namun saat ini kami menyadari pada pukul 22.00 WIB hingga larut pagi, tidak jarang kami melihat anak pelajar masih berada di jalan atau tempat-tempat tertentu,” ungkap Rudi.

Di sisi lain, rutinitas generasi muda dengan ponsel android di tangan mereka, apakah berdampak produktif atau kontraproduktif? Ini tentunya perlu kontrol orang tua, guru dan dosen apabila mahasiswa.

“Apakah kondisi seperti ini normal, atau ini perlu untuk ditindaklanjuti melalui rancangan peraturan daerah demi masa depan generasi penerus bangsa?

Sekali lagi kami meyakini generasi muda adalah aset bangsa, dan anak kita di rumah adalah aset yang sesungguhnya. Karena itu, perlu dan prioritas tinggi untuk dijaga,” ujar Rudi.

Sekretaris Ikatan Alumni Lemhannas Sumut, Yohanes Purba turut meyakini bahwa masa depan generasi muda di era global saat ini perlu mendapat perhatian yang tepat bagi kalangan orang tua.

Bahaya narkoba, pergaulan bebas serta mental pemalas akan berpotensi memberikan dampak bagi ketahanan nasional bangsa Indonesia di masa akan datang.

Sementara itu, salah satu praktisi yang konsen di bidang UMKM, Binsar Simatupang berharap generasi muda agar jangan menghabiskan watu dengan kegiatan yang tidak produktif. Waktu dipergunakan dengan sebaik-baiknya, seperti dengan membentuk usaha bisnis UMKM.

Binsar mengaku siap untuk membantu para generasi muda yang ingin menjadi wirausaha muda dengan pendampingan skill dan perizinan usaha.

Tokoh pemuda Simalungun, Axel Saragih menyampaikan, generasi muda yang kelak di kemudian hari menjadi pemimpin bangsa harus memiliki etos kerja yang kuat.

Selain itu, juga keseriusan orang tua dalam merencanakan masa depan pendidikan anak harus menjadi prioritas penting dalam agenda keuangan keluarga.

“Dalam masa digital saat ini, telah membuat memudarnya kehidupan bermasyarakat. Memudarnya rasa persaudaraan yang dapat mengancam persatuan, sehingga penting digalang kembali rasa persaudaraan antar anak bangsa,” kata Axel. (*)

Editor : M Idris

Konten Terkait

Kritikan Fraksi PDI Perjuangan Mulai Buahkan Hasil, Gubernur Serius Benahi Infrastruktur

Harga Cabai Tinggi di Pasar, Pemerintah Diminta Jaga Harga Pupuk

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pelantikan Anggota KPID Sumut 2022-2025 Melawan Hukum, Ranto: Semuanya Main Kekuasaan!

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pemkab Langkat Sambut Tahun Baru Islam Bersama Jamaah Haji

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

SMSI & AMSI Resmi Konstituen Dewan Pers

valdesz

Merajut Kebhinekaan di Ruang Publik, DR RE Nainggolan: Kita Berikan Literasi yang Benar!

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara