Prosumut
Rilis & Seremoni

Tahap Awal, Sekira 500 Ha Pertanian Jangung Dipusatkan di STTU Julu

PROSUMUT – Untuk tahap awal, sekira 500 Hektar pertanian jangung akan dipusatkan di Kecamatan STTUJulu. Pengembangan pertanian jagung ini merupakan bagian dari program food estate yang ada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat.

Hal ini dikatakan oleb Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, yang didampingi oleh Kapolres Pakpak Bharat, Tim PT.Parna Jaya  pimpinan OPD, Camat STTU Julu,Kepala Desa, Babinsa serta Bhabinkamtibmas saat meninjau lahan warga di Desa Ulumerah, Kecamatan STTUJehe,Kabupaten Pakpak Bharat. Kamis 28 Oktober 2021.

Dalam program pertanian jagung ini, masyrakat hanya menyediakan lahan sedangkan Bibit, pupuk, kompos,tenaga ahli serta sarana dan prasarana yang mendukung pertanian jagung akan disediakan oleh PT Parna Jaya. Begitu pula hasil panen jagung ini nantinya juga  akan ditampung oleh PT Parna Jaya sesuai harga yang disepakati pada saat penandatanganan kerjasama antara petani dan owner  PT Parna Jaya.

BACA JUGA:  Dukung Turnamen Domino, Kapolrestabes Medan Ikut Meriahkan HPN 2026

Farm Managers, PT Parna Jaya, Yustus,bahwa program pengembangan tanaman jagung di STTU Julu ini merupakan kerjasama yang menguntungkan petani dengan bimbingan Pemerintah untuk mewujudkan kesejahteraan petani saat ini.

“Untuk lebih lanjut terkait mekanisme kerjasama dengan para petani,  kita menunggu arahan dan petunjuk dari Kemenko Marves. Tapi ini semua intinya adalah membantu dan pastinya menguntung masyarakat,” kata Yustus.

BACA JUGA:  Dukung Turnamen Domino, Kapolrestabes Medan Ikut Meriahkan HPN 2026

Masih menurut Yustus, untuk pulau Sumatera,kegiatan ini  baru dilaksanakan di Kabupaten Humbahas dan yang kedua nantinya di Kabupaten pakpak Bharat.

“Kabupaten Pakpak Bharat bisa mendapatkan program ini berkat lobi dan hasil kerja keras dari Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor. Kemarin kami pas di Kabupaten Humbahas, datang bapak Bupati Pakpak Bharat menemui kami guna mengajak kami ke Kabupaten Pakpak Bharat.  Ini merupakan Kabupaten kedua di pulau Sumatera setelah Kab Humbahas,” ujar Yustus.

Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, mengatakan dipilinya Kecamatan STTU Julu sebagai tahap awal sebagai pusat pengembangan tanaman jagung merupakan kepedulian dan kecintaannya kepada petani di Kecamatan STTU Julu untuk bisa merubah kehidupan para petani menjadi lebih baik.

BACA JUGA:  Dukung Turnamen Domino, Kapolrestabes Medan Ikut Meriahkan HPN 2026

Ditanya kapan program ini dimulai, jawabnya tergantung kesiapan dari masyarakat. Untuk itu saat berada di Kantor Desa Ulu merah, Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor meminta agar OPD terkait, pemerintah kecamatan, pemerintah desa agar secepatnya melaksankan rapat bersama  masyarakat, supaya program ini bisa secepat mungkin terealisasi kepada masyarakat. (*)

 

Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

‘Bubur Pedas’ Sabet Outstanding Collaborative Development Initiative

Editor prosumut.com

Melalui Program CPNE, LPEI Siap Cetak Eksportir Baru di Lampung

Editor prosumut.com

Nantikan Yang Tak Terduga di Februari Ini Bersama Drama dan Variety Show Dari GEM

Editor prosumut.com

Kantor Perwakilan LPS I Silaturahmi dengan Perbankan Sumut

Editor prosumut.com

UKM & Koperasi Harus Garap Potensi Ekonomi Digital Milenial

Editor prosumut.com

Bupati Pakpak Bharat Perintahkan Penyuluh Pertanian Rutin Ke Lahan Warga

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara