PROSUMUT – Peta zonasi penyebaran Covid-19 di wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) terus membaik. Kini, Sumut bebas zona merah (risiko tinggi) dan zona oranye (risiko sedang). Sebab, semua daerah di Sumut sebanyak 33 kabupaten/kota berstatus zona kuning (risiko rendah) penyebaran Covid-19.
Zonasi Covid-19 daerah Sumut tersebut, berdasarkan data hasil pembobotan skor dan zonasi risiko daerah seluruh Indonesia yang disampaikan pada website https://covid19.go.id/peta-
Sebelumnya, hasil zonasi pada minggu lalu terdapat satu daerah masuk dalam zona oranye (risiko sedang). Meski begitu, dari hasil zonasi Covid-19 terbaru tersebut, belum ada kabupaten/kota di Sumut masuk dalam zona hijau (tidak ada kasus).
Peta zonasi Covid-19 itu, dihitung berdasarkan indikator-indikator kesehatan masyarakat dengan menggunakan skoring dan pembobotan. Indikator yang digunakan adalah epidemiologi, yaitu penurunan jumlah kasus positif, suspek dan sebagainya.
Kemudian, indikator surveilans kesehatan masyarakat, seperti jumlah pemeriksaan sampel diagnosis meningkat selama 2 minggu terakhir. Selanjutnya, indikator pelayanan kesehatan, yakni jumlah tempat tidur di ruang isolasi rumah sakit rujukan mampu menampung sampai dengan lebih dari 20 persen jumlah pasien positif Covid-19 yang dirawat.
Sementara itu, berdasarkan data Kemenkes RI yang disampaikan pada Rabu 6 Oktober 2021, Sumut masih memperoleh penambahan kasus baru terkonfirmasi positif Covid-19 yaitu sebanyak 62 orang, sehingga totalnya naik menjadi 105.083 orang. Kemudian, untuk kasus sembuh didapatkan lebih besar yakni 99 orang, sehingga totalnya menjadi 100.999 orang.
Selanjutnya, untuk kasus kematian, diperoleh penambahan 4 orang, naik menjadi 2.852 orang. Melalui data-data tersebut, maka dapat diketahui jumlah penderita atau kasus aktif Covid-19 di Sumut kini tinggal 1.232 pasien. (*)
Editor : Iqbal Hrp
Foto :

