Prosumut
Kesehatan

Penambahan Konfirmasi Covid-19 Terus Terjadi di Sumut

PROSUMUT – Juru Bicara (Jubir) Satgas Covid-19 Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dr Aris Yudhariansyah mengatakan situasi perkembangan Covid-19 di Provinsi Sumut terus terjadi penambahan kasus konfirmasi.

“Tercatat hingga, Selasa 27 Oktober 2020 ada penambahan 90 kasus baru. Sehingga totalnya saat ini sudah mencapai 12.745 orang. Maka kami ingatkan lagi agar masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes) memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan air sabun,” terangnya pada wartawan.

Sedangkan untuk angka kesembuhan, Aris menyampaikan juga terdapat penambahan 90 kasus, sehingga jumlahnya naik menjadi 10.376 orang. Begitu juga untuk angka kematian bertambah satu orang menjadi 524.

BACA JUGA:  RSUD Pirngadi Medan Siagakan Layanan Kesehatan Selama Libur Nyepi dan Lebaran Idul Fitri 2026

“Atas penambahan ini diketahui bahwa kasus aktif Covid-19 Sumut menjadi 1.845 atau turun satu kasus dari hari sebelumnya,” jelasnya.

Sementara itu, saat ditanyakan terkait video yang berdurasi kurang lebih 8 menit mengenai pengakuan aliansi dokter dunia berasal dari Jerman, Irlandia, Swedia, dan Inggris yang menampilkan seorang dokter asal Jerman yang menyatakan jika Covid-19 adalah tidak benar.

“Kami adalah dokter, ilmuan dan aktivis perdamaian dan kami semua mengatakan peristiwa Covid-19 ini tidaklah benar. Dan kami memiliki tugas terutama sebagai dokter untuk menyampaikan kebenaran,” kata Heiko Schoning, yang mengaku seorang dokter medis dari Jerman.

BACA JUGA:  Gandeng BRIN, Sofyan Tan Beri Pelatihan Prediksi Schistosomiasis di Medan

Menanggapi hal ini Aris menilai, pernyataan yang disampaikan oleh aliansi dokter dunia tersebut sah-sah saja. Menurutnya, boleh saja para dokter Eropa itu berpendapat, walau kenyataannya Covid-19 berbeda dari flu biasa.

“Namun yang jelas, para ahli kita di Indonesia punya landasan ilmiah tentang kajian Covid-19. Hal ini juga sudah diteliti dan dikaji, bahkan WHO juga melakukannya,” terangnya.

BACA JUGA:  BKKBN Sumut Buka Posko Layanan Konseling Keluarga di Stasiun Kereta Api dan Terminal

Karenanya, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumut tersebut juga menegaskan, pihak Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Sumut menyatakan tidak sependapat dengan klaim yang dikeluarkan oleh aliansi dokter dunia tersebut.

Selain itu Aris menyebutkan, keberadaan Covid-19 juga sudah diakui oleh seluruh dunia sebagai pandemi dengan korban yang terbilang banyak.

“Bahkan pengakuan itu juga diakui oleh negara-negara dari aliansi dokter sedunia itu,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Ketika Si Kecil Harus Dirawat, BPJS Kesehatan Hadir Kuatkan Orang Tua

Editor prosumut.com

Penyakit Ginjal dan Jantung Dominasi Kasus di RS Adam Malik Sepanjang 2025

Editor prosumut.com

Dinkes Sumut Segera Bentuk Tim Satgas Kendali Mutu Pelayanan Kesehatan

Editor prosumut.com

RSUD Pirngadi Medan Layani 1.127 Pasien di Awal Tahun 2026

Editor prosumut.com

Banjir di Tapteng, Dinkes Sumut Turunkan Tim Medis

Editor prosumut.com

Kondisi Anak Simalungun Suspect Difteri Membaik

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara