Prosumut
Ekonomi

102 Pelaku Usaha Meriahkan Festival Kuliner Medan

PROSUMUT – Sebanyak 102 pelaku kuliner mengikuti Festival Kuliner Kota Medan (FKKM) yang berlangsung mulai 20-22 September di Lapangan Merdeka Medan.

Even tahunan ini dibuka langsung Wali Kota Medan Dzulmi Eldin, Jumat 20 September 2019.

Selain mengenalkan sekaligus mempromosikan keanekaragaman kuliner, FKKM juga diharapkan semakin mengukuhkan Kota Medan sebagai salah satu kota kuliner terbaik di Indonesia.

Dari 102 pelaku kuliner yang mengisi FKKM tersebut, 92 diantaranya merupakan stan kuliner dan 10 lagi merupakan Food Truck.

BACA JUGA:  LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Seluruh pelaku kuliner menampilkan makanan dan jajanan terbaik dengan kelezatan rasa yang tidak diragukan lagi sehingga diharapkan mampu memuaskan para pengunjung yang hadir, terutama pencinta kuliner.

“Selain terkenal dengan kemajemukannya yang terdiri dari suku, budaya, agama dan adat istiadat yang beragam, Kota Medan juga dikenal sebagai kota kuliner karena memiliki aneka ragam makanan. Artinya, berbagai macam makanan tradisional yang merupakan warisan leluhur ada di Kota Medan yang kita cintai bersama ini,” kata Eldin.

BACA JUGA:  LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Ia menyampaikan rasa bangganya karena kuliner di Kota Medan saat ini terus berkembang. Kondisi ini terjadi karena kuliner saat ini tidak lagi hanya sekedar memenuhi kebutuhan pokok tetapi telah menjadi life style (gaya hidup).

“Alhamdulillah kondisi ini membuat kuliner di Kota Medan semakin marak dengan mengusung cita rasa baru. Saya harap hal ini tentunya menjadi motivasi bagi para pelaku kuliner untuk dapat mengolah bahan-bahan makanan atau masakan tradisional menjadi hidangan yang lebih kekinian,” harapnya.

BACA JUGA:  LPS Persiapkan Aktivasi Program Penjaminan Polis Asuransi

Eldin juga berharap agar keanekaragaman kuliner yang ada menjadi kekayaan warga Kota Medan dan terus dikembangkan sehingga menjadi ikon Kota Medan.

Di samping itu Wali Kota mengingatkan agar kuliner di Kota Medan tidak tergantung dengan bumbu penyedap. Artinya makanan bisa terasa sedap tanpa penyedap.

“Saya berharap para pelaku kuliner mulai saat ini bagaimana caranya menghasilkan makanan yang enak tanpa bumbu penyedap. Dengan demikian siapa saja yang menyantapnya senantiasa terjaga kesehatannya,” pesannya. (*)

Konten Terkait

Rugikan Pedagang Beras, Komisi III DPRD Medan Minta Gerakan Pangan Murah di Pasar Tradisional Dihentikan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pemprov Sumut Klaim Surplus Beras dan Cabai Merah

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Periode Nataru, Penggunaan Pertalite dan Pertamax Naik 12 Persen

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Dorong Peningkatan Ekonomi Kreatif Kota Medan Melalui Fotografi

Menuju B100, Tata Kelola Harus Jadi Prioritas

Lembaga Statistik Negara Dilarang Bekerja hanya Andalkan Survei atau Sensus

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara