Prosumut
BudayaKriminal

Kasus Dugaan Penistaan Agama dan Percobaan Pembakaran 2 Masjid Mangkrak

PROSUMUT – Proses penyelidikan dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oknum honorer Ferry Regar dan percobaan pembakaran masjid pada dua lokasi terpisah mangkrak. Karena itu, puluhan massa dari gabungan ormas, komunitas dan masyarakat Islam mendesak Polres Binjai meningkatkan prosesnya dari penyelidikan ke penyidikan guna menetapkan tersangka terhadap kasus tersebut.

Hal itu terpancar dari aksi damai yang dilakukan puluhan massa di depan Mapolres dan Kantor Wali Kota Binjai, Senin 8 Juli 2019. “Waktunya sudah terlalu lama, hampir setengah tahun. Kami desak setelah pemilu karena ingin proses hukum dilanjutkan. Tanpa ada unsur politisasi,” kata Maruli Malau, salah seorang masyarakat dalam orasinya.

BACA JUGA:  MABMI Perkuat Marwah Melayu dan Persatuan Masyarakat Langkat

Massa berharap Polres Binjai tanggap. “Segera proses kasus dugaan penistaan agama yang diduga dilakukan oknum honorer Pemko Binjai,” katanya.

Orator Aksi, Irhamuddin Siregar juga mendesak agar polisi dapat menunjukkan profesionalitasnya dengan menjalan prosedur dan mekanisme hukum yang berlaku. “Buktikan komitmen Polri. Tunjukkan yang salah adalah salah, benar adalah benar,” kata Ketua DMI Binjai ini.

Aspirasi yang disampaikan massa mendapat tanggapan dari Polres Binjai. Perwakilan mereka kembali menyampaikan aspirasinya di ruang kerja Kasat Reskrim Polres Binjai AKP Wirhan Arif.

BACA JUGA:  Plt Bupati dan Kesultanan Langkat Bahas Budaya

“Kami juga punya tanggung jawab, menjaga kondusifitas Kota Binjai. Artinya, jangan sampai kasus ini berlarut. Kita tidak ingin ada kegelisahan dari masyarakat yang dapat mengancam stabilitas keamanan Kota Binjai,” kata Eddy Aswari, Ketua ICMI Binjai.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Binjai, AKP Wirhan Arif menjelaskan, pihaknya masih melakukan penyelidikan terhadap kasus tersebut. Menurutnya, penyidik sangat berhati-hati dalam mengambil langkah hukum.

BACA JUGA:  Plt Bupati dan Kesultanan Langkat Bahas Budaya

“Polres Binjai tidak ada pikih kasih. Tidak pro ke sana, kemari. Penanganan hukum butuh proses,” katanya.
Sebelumnya, Ferry Regar menjadi terlapor dalam kasus dugaan penistaan agama dengan melakukan ujaran kebencian lewat akun facebooknya. Terlapor sudah dilaporkan berdasarkan Laporan Polisi Nomor 07/I/2019 SPKT-A/Res Binjai pada 7 Januari 2019.

Dua kasus pembakaran masjid yang dilakukan OTK terjadi di Masjid Al-Furqan di Jalan Perintis Kemerdekaan Kecamatan Binjai Utara dan Masjid Ar-Rahman Jalan Ikan Kakap Kecamatan Binjai Timur.(*)

Konten Terkait

Polsek Tebingtinggi Ringkus Dua Orang Pelaku Curas

admin2@prosumut

Toko Emas Pasar Simpanglimun Disatroni Perampok Bersenpi, Jukir Ditembak

Tinjau Pemotongan Kuban, Soekirman Infak 100 Sak Semen

admin2@prosumut

Keluarga Korban Penganiayaan Berharap Polisi Tangkap Pelaku

Editor Prosumut.com

Polisi Tangkap Pengedar Sabu di Perbatasan Labusel

Editor Prosumut.com

Berdua di Kamar Kos, Warga Aceh Simpan Sabu di CD

Ridwan Syamsuri
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara