Prosumut
Pemerintahan

Rp 466 Triliun! Uang yang Perlu Disiapkan untuk Pindah Ibu Kota

PROSUMUT – Pemerintah memperkirakan pemindahan ibu kota menelan biaya sekitar Rp 323 triliun hingga Rp 466 triliun.

Anggaran tersebut digunakan untuk biaya pembelian lahan dan pembangunan infrastrukturnya.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) Bambang Brodjonegoro mengatakan, anggaran tersebut muncul dengan pertimbangan dua skenario.

Skenario Pertama adalah pemindahan ibu kota demgan mengikutsertakan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dengan kebutuhan lahan 40.000 hektare (ha).

BACA JUGA:  Perwal Tarif Parkir Baru Dikangkangi Oknum, MAI Medan Desak Dishub Evaluasi Pengelola

“Skenario satu diperkirakan akan membutuhkan biaya Rp 466 triliun atau US$ 33 miliar,” ujarnya saat rapat di Kantor Presiden, dilansir Kontan, Senin 29 April.2019.

Berdasarkan kebutuhan tersebut, pemerintah akan menyediakan dana sekitar Rp 250 triliun. Sementara porsi swasta untuk pembiayaan tersebut sebesar Rp 215 triliun.

Sementara skenario dua membutuhkan lahan yang lebih kecil sebesar 30.000 ha. Hal itu dikarenakan pada skenario kedua tidak seluruh ASN ikut pindah ke ibu kota baru tersebut.

BACA JUGA:  Perwal Tarif Parkir Baru Dikangkangi Oknum, MAI Medan Desak Dishub Evaluasi Pengelola

“Skenario dua lebih kecil karena kotanya lebih kecil yaitu Rp 323 triliun atau 23 miliar dollar AS ,” terang Bambang.

Kebutuhan biaya tersebut telah melihat pelaksanaan di sejumlah negara. Antara lain yang dianggap hampir mirip dengan rencana Indonesia adalah Korea Selatan.

BACA JUGA:  Perwal Tarif Parkir Baru Dikangkangi Oknum, MAI Medan Desak Dishub Evaluasi Pengelola

Korea Selatan memindahkan pusat pemerintahan dari Seoul ke Sejong dengan biaya 22 miliar dollar AS.

Meski lebih murah, ibu kota Korea Selatan tersebut hanya didesain untuk 500.000 orang.

Sementara Brasil telah melakukan pemindahan jauh sebelumnya pada tahun 1955.

Saat itu Brasil mengeluarkan biaya mencapai 8,1 miliar dollar AS dengan rencana penduduk 500.000 orang. (*)

Konten Terkait

Lagi, Polres Tebingtinggi Semprot Disinfektan Kawasan Inti Kota

admin2@prosumut

Jumat, Vaksinasi Covid-19 di Medan Dimulai

Editor Prosumut.com

20 Persen Warga Medan Belum Terdaftar BPJS Kesehatan

Editor prosumut.com

DPRD Medan Dukung Bobby Nasution Larang ASN Pamer Gaya Hidup Mewah

Editor prosumut.com

PPDB SMAN 1 Medan Mencurigakan, Calon Siswa Beralamat di Sekolah

admin2@prosumut

Pemkab Sergai Gelar Rakor, Bahas Langkah Pencegahan Covid-19

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara