PROSUMUT – Menyusul diperpanjangnya status tanggap darurat bencana banjir di Kabupaten Langkat, Tim Reaksi Cepat Penanggulan Bencana (TRC-PB) kebut penanganan terutama dalam penyaluran bantuan secara menyeluruh ke 16 kecamatan terdampak bencana banjir.
Berdasarkan data dihimpun TRC-PB Multi Sektor, Kamis pagi 4 Desember 2025, tercatat sedikitnya 11 warga meninggal dunia disebabkan bencana banjir, 43.451 Kepala Keluarga (KK) terdampak, 11.350 jiwa mengungsi.
Untuk itu, Pemkab Langkat lewat TRC-PB ingin memastikan seluruh kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi melalui pengiriman logistik yang dibagi berdasarkan tingkat dampak di setiap kecamatan.
Bupati Langkat, Syah Afandin, menegaskan kalau percepatan penyaluran bantuan adalah prioritas utama pemerintah daerah dalam situasi darurat ini.
“Saya instruksikan agar seluruh jajaran memastikan bantuan tiba tepat waktu dan tepat sasaran, tidak boleh ada warga terdampak yang terlewat.
Semua unsur pemerintah harus turun langsung mengawal pendistribusian bantuan,” kata Afandin di Stabat, Jumat 5 Desember 2025.
Dia menambahkan, Pemkab Langkat terus memantau perkembangan banjir di seluruh titik untuk memastikan penanganan berjalan efektif dan responsif.
Terpisah, Sekda Langkat Amril Nasution selaku Ketua TRC-PB menyampaikan, tim gabungan bekerja total selama 24 jam mengawal distribusi dan memperbarui data harian.
“TRC-PB bersama TNI, Polri dan relawan terus bergerak di lapangan. Kami memastikan seluruh jalur distribusi aman dan bantuan benar-benar diterima warga.
Data juga kami perbarui setiap hari untuk menentukan kecamatan prioritas berikutnya,” jelas Amril.
Ditegaskan dia, koordinasi lintas sektor dan kecepatan pergerakan menjadi faktor utama keberhasilan penanganan bencana banjir.
Selain itu, guna memudahkan koordinasi dan pelayanan masyarakat, Pemkab Langkat telah mengaktifkan posko logistik dan layanan darurat di Posko Logistik Utama Dinas Sosial, Jalan Imam Bonjol, Kwala Bingai.
Kemudian, Posko Terpadu Kecamatan Stabat, dan Call Center Darurat 112 yang aktif 24 jam.
Sementara, dapur umum serta tim medis ditempatkan di sejumlah titik pengungsian untuk memberikan layanan cepat kepada warga. (*)
Reporter: Jie
Editor: M Idris
previous post

