PROSUMUT — Wali Kota Medan, Rico Waas memenuhi komitmennya pada awal tahun ini melantik 12 calon direksi untuk tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD).
Dikabarkan pada Senin 5 Januari 2026, PUD Pasar, PUD Rumah Potong Hewan (RPH), dan PUD Pembangunan sudah memiliki jajaran direksi baru, sebagaimana hasil seleksi terbuka yang digelar beberapa bulan lalu.
Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kota Medan merangkap Sekretaris Panitia Seleksi PUD, Regen Harahap, membenarkan kabar pelantikan tersebut.
“Iya, Senin rencananya direksi PUD akan dilantik,” ujarnya menjawab prosumut.com Jumat 2 Januari 2026.
Regen membenarkan ihwal ke-12 nama yang lulus dalam tahap Ujian Kelayakan dan Kepatutan (UKK) pada November 2025, akan dilantik pada Senin mendatang. “Betul,” ucap dia.
Sayangnya, saat disinggung mengenai posisi mereka ditempatkan akan sama pada saat mendaftar di awal tahapan seleksi, Regen Harahap hanya menjawab normatif.
“Kalau posisinya dimana di hari Senin baru kita tahu waktu dibacakan SK (surat keputusan-nya),” pungkas dia.
Pertanyakan
Awak media coba menanyakan soal informasi ini kepada calon direksi yang bakal dilantik.
Seorang calon direksi membenarkan sudah diminta mengambil surat undangan pelantikan ke Bagian Perekonomian Setdako Medan, sekaligus lokasi sekretariat pansel berada.
“Iya benar, diminta hadir pada Senin tanggal 5 Januari 2026. Pelantikan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan pukul 10.00 WIB,” ucap seorang calon direksi yang minta identitasnya dirahasiakan melalui sambungan telepon.
“Tapi sepertinya gelondongan (semuanya akan dilantik bersama) tanpa diberi tahu akan ditempatkan di posisi mana,” ungkap dia.
Calon direksi lainnya juga mengamini perihal undangan pelantikan harus diambil pada hari ini.
“Iya sudah saya ambil, tapi belum terinfo akan dilantik sebagai (direksi) apa,” ujar sumber yang minta identitasnya tidak disebutkan.
Ia berharap akan dilantik oleh wali kota sesuai berkas lamaran yang diajukan pada saat awal mendaftar.
Sementara itu, Rico Waas yang coba dikonfirmasi terkait informasi ini, namun belum mau merespons awak media.
Sebelumnya ia menyatakan tahapan seleksi sejauh ini tetap berjalan sesuai mekanisme yang ada.
Ia meminta publik bersabar sembari menunggu perkembangan lanjutan yang diperkirakan akan terlihat pada awal tahun mendatang.
“Intinya prosesnya tetap berjalan. Mudah-mudahan kita lihat awal tahun nanti. Kami harap rekan-rekan bersabar,” ujar Rico menjawab wartawan usai menghadiri rapat paripurna di DPRD Medan, Senin 29 Desember 2025.
Ia menekankan belum ada wacana untuk mengocok ulang tahapan sekaitan isu mekanisme seleksi yang tidak profesional oleh sejumlah kalangan.
“Belum sampai ke sana. Kedua belas nama itu tetap kita lihat dengan baik. Tapi kita lihatlah perkembangannya,” ucapnya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, dari 12 calon direksi yang lulus UKK, sebanyak tujuh orang diketahui melamar di PUD Pasar.
Padahal, setiap PUD hanya memiliki empat kursi direksi. Kondisi ini berpotensi membuat tiga calon direksi harus ‘terlempar’ ke dua PUD lainnya, yang justru berpotensi bertabrakan dengan ketentuan perda.
Menanggapi hal tersebut, Rico menyatakan penyesuaian akan dilakukan melalui komunikasi yang baik.
Dia beranggapan para peserta seleksi telah memahami dan menyetujui kemungkinan penempatan di PUD mana pun.
“Intinya siapa yang mendaftar ada kesediaannya untuk ditempatkan di PUD manapun.
Saya rasa ini semua sudah berjalan di panitia seleksi. Secara aturan dan persyaratan semuanya juga sudah terpenuhi,” katanya.
Adapun ke-12 nama calon direksi yang lulus UKK tersebut antara lain: Anggia Ramadhan, Irwansyah Gultom, Agus Syahputra, Karya Septianus Bate’e, Rudiansyah, Ardiansyah, Wendy Meilanda, Surya Kurniawan, Rosmidawati Lubis, Jadi Pane, Bobby Octavianus Zulkarnain, dan Endang Junaidi.
Hasil tersebut disampaikan melalui surat bernomor 900.1.13.2/10.Pansel–Pub/2025 yang ditandatangani Ketua Pansel Wiriya Alrahman, Jumat 21 November 2025. (*)
Reporter: Pran Wira
Editor: M Idris

