Prosumut
Budaya

Sofyan Tan: Ada Pesan Toleransi Keberagaman dalam Setiap Tarian Kebudayaan

PROSUMUT – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, menyatakan dalam dua bulan terakhir dirinya keliling dari satu sanggar ke sanggar lain, sekolah-sekolah dan kampus untuk kegiatan semarak kebudayaan.

Semakin lama menjalaninya, semakin tumbuh bersemi rasa cinta pada tanah air, khususnya kepada kekayaan kebudayaan yang dimiliki oleh Indonesia.

“Dua bulan ini saya keliling dari satu sanggar ke sanggar lain, sekolah-sekolah dan kampus ke kampus untuk kegiatan kebudayaan.

Semakin saya jalani semakin saya cinta pada Indonesia yang punya kekayaan kebudayaan luar biasa,” ungkap Sofyan Tan saat menjadi pembicara utama dalam kegiatan Semarak Kebudayaan yang digelar Komisi X DPR RI kolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan di Kampus Politeknik Wilmar Bisnis Indonesia (WBI), Sabtu 9 Agustus 2025.

Sofyan Tan menjelaskan alasan dirinya semakin mencintai keragaman kebudayaan khususnya yang ada di Sumatera Utara salah satunya adalah ada pesan toleransi keberagaman yang disampaikan pada setiap penampilan tarian etnis di Semarak Kebudayaan.

Tariannya berbeda-beda, asal daerahnya beragam rupa, pakaian adatnya pun penuh corak yang tak sama, namun seni tari menjadi alat komunikasi yang kuat untuk menyampaikan pesan toleransi dan saling menghormati tanpa kata-kata.

Kolaborasi tarian etnik menunjukkan bahwa perbedaan latar belakang budaya atau agama tidak menghalangi kerja sama. Ini mencerminkan sikap inklusif dan keterbukaan terhadap keragaman.

Dengan menghargai dan menampilkan tarian dari berbagai daerah, masyarakat belajar untuk menghormati perbedaan budaya dan merayakan keberagaman sebagai kekayaan, bukan perpecahan.

“Tarian, seni, dan kebudayaan adalah simbol kuat toleransi dan keberagaman.

Mereka bukan hanya bentuk ekspresi estetika, tetapi juga cerminan nilai-nilai sosial yang mendorong masyarakat untuk hidup berdampingan secara damai, saling menghargai, dan bersatu dalam perbedaan,” kata Sofyan Tan.

Hadir dalam acara Direktur Polteknik WBI Dr. Jenny Elisabet, narasumber Aston Situmorang dan peserta dari mahasiawa serta pelaku seni budaya.

Dalam acara dipertunjukkan penampilan Tarian 8 Etnis Sumatera Utara, Tarian Sipitu Cawan dan Tarian Kreasi Melayu oleh sanggar seni budaya Politeknik WBI. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Sejarah Dibaca untuk Perkuat Kebangsaan, Bukan Cari Benar-Salah

Editor prosumut.com

Orang Miskin Sumut Bertambah 23 Ribu

admin2@prosumut

Telkomsel POIN Berbagi Senyuman, Program Donasi untuk Sesama

Editor prosumut.com

Ini Cara DPD KNPI Binjai Memperingati Hari Sumpah Pemuda ke 92 Tahun

Editor Prosumut.com

Sampoerna Academy EDUFest 2022, Serunya Belajar Bersama

Editor prosumut.com

Bupati Labuhanbatu Letakkan Batu Pertama Masjid Nurjalena Jadda

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara