Prosumut
Pemerintahan

Sabrina Minta Evaluasi Museum Alquran Sumut

PROSUMUT – Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) R Sabrina berharap keberadaan Museum Alquran di Gedung Serbaguna (GSG) Pemprov dapat dievaluasi agar kapasitasnya ditingkatkan.

Hal itu disampaikan Sekda saat mengunjungi dan meninjau kondisi Museum Alquran Sumut, di GSG Pemprov Jalan Pancing Medan, akhir pekan kemarin. Turut mendampingi Kadispora Ardan Noor, Sekdis Kominfo Ayub serta sejumlah pejabat lainnya.

Saat berada di dalam lokasi, Sekda menyampaikan bahwa selama ini keberadaan museum tersebut masih perlu peningkatan kapasitas. Baik dari segi fisik maupun legalitas.

BACA JUGA:  Kepling Diduga Dibebani Target dan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

“Dahulu ini kan dibuat begitu saja, tetapi tidak ada pembiayaan. Adapun bantuan dari Bank Sumut melalui CSR serta bantuan dari Dispora, karena GSG ini kan di bawah dinas,” ujar Sekda yang kehadirannya diterima langsung pengelola museum  Ichwan Azhari.

Namun menurut Sekda, kondisi museum yang sekarang ini masih perlu dievaluasi agar bisa berkembang. Diantaranya pengelolaan yang terkait biaya operasional, termasuk menjaga puluhan koleksi berupa manuskrip kuno mushaf Alquran dari berbagai tempat, khususnya Sumut.

“Tujuan kita juga kan mau memelihara bukti sejarah keislaman. Karena tidak bisa dipungkiri, banyak yang mau mengoleksi manuskrip ini. Bukti masuknya Islam ke Sumut,” sebut Sabrina.

BACA JUGA:  Kepling Diduga Dibebani Target dan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Sebagai upaya mengembangkan kapasitas museum, Sekda mengungkapkan rencana pembangunan gedung baru di kawasan Islamic Center nantinya seluas 5 Hektare, termasuk budidaya tanaman yang namanya disebutkan dalam Alquran.

Untuk itu Sabrian pun meminta para pimpinan OPD mendukung keberadaan museum ini. Begitu juga sosialisasi kepada masyarakat luas tentang keberadaan koleksi mushaf Alquran dari berbagai daerah, khususnya Sumut sendiri.

“Mari kita sosialisasikan ini, semoga banyak masyarakat yang mau membantu. Apalagi ini bisa jadi tempat penelitian. Kita harap pendonor mau menyumbang. Atau bisa juga dari dana CSR perusahaan,” sebut Sabrina yang memandang pentingnya digitalisasi manuskrip untuk lebih menjamin bukti sejarah.

BACA JUGA:  Kepling Diduga Dibebani Target dan Iuran BPJS Ketenagakerjaan

Menyahuti itu, pengelola Museum Alquran Sumut, Ichwan Azhari megapresiasi niat Sekdaprov yang ingin membantu keberadaan museum tersebut. Apalagi telah ada tekad seperti membuat mushaf khusus yang ditulis tangan, permintaan Sekda agar yang lain ikut serta menjadi pendonor. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Buka Layanan Pembaruan Adminduk Korban Banjir, KNPI Medan Ingatkan Disdukcapil Jangan Ada Pungli

Editor prosumut.com

Pemko Medan Didorong Bangun Rumah Singgah Penderita HIV/AIDS

Ridwan Syamsuri

Untuk Sumut, Rumah Adat Banjar cuma Ada di Langkat

Editor prosumut.com

Pemkab Langkat Dukung Ridho Ikuti Pemuda Pelopor Nasional

Editor Prosumut.com

TPID Langkat Gelar Rapat

admin2@prosumut

Wabup Langkat Buka Muscab VIII Gapensi

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara