Prosumut
Ekonomi

Kejar Impian ‘SuperApp’ di Asia, Grab Berguru dari China

PROSUMUT – Grab terus menunjukkan keseriusan mereka untuk menjadi SuperApp terbaik di Asia Tenggara.

Menjadi salah satu pembicara di konferensi ‘Money 20/20 Asia’ di Singapura, Co-Founder Grab Hooi Ling Tan mengungkapkan bahwa mereka harus banyak belajar dari China.

Tan menggarisbawahi kesamaan yang dimiliki para pengguna gawai di Asia Tenggara dan China

Tan mengatakan pengguna gawai dari kedua negera cenderung enggan memiliki terlalu banyak aplikasi di perangkat yang mereka miliki.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Bersama Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi Selama Ramadan-Idul Fitri 2026

“Karena itulah kami mengambil sejumlah inspirasi sehat dari para pemain di China yang memimpin jauh lebih dahulu sebelum kami selama bertahun-tahun,” ujar Tan, Selasa 19 Maret 2019.

Salah satu contohnya adalah pemain besar di Cina, Alipay. Mereka memberikan layanan pembayaran untuk pembelian makanan hingga jasa transportasi.

Hal tersebut hampir sama dengan Grab dan Grabfood di Asia Tenggara. Aplikasi seperti itu mengurangi kebutuhan pengguna gawai untuk mengundug banyak aplikasi berbeda.

BACA JUGA:  Bulog Sumut Targetkan 49 Ribu Ton Beras SPHP Didistribusikan Selama 2026

Dilansir Business Insider, Tan menjelaskan bahwa China menggunakan strategi yang disebutnya dengan’Satu pemerintahan, satu sistem’.

Sedangkan Asia Tenggara sendiri yang memiliki banyak bahasa dan budaya harus menyesuaikan kebutuhan konsumen per wilayah. Kota-kota atau tempat di mana Grab beroperasi sendiri lebih sering memiliki pemerintahan berbeda.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Bersama Ombudsman Sumut Pastikan Kesiapan Stok dan Layanan Energi Selama Ramadan-Idul Fitri 2026

Hal itulah yang menjadi salah satu perbedaan mendasar dari pasar China dan Asia Tenggara. Karena, perusahaan-perusahaan Cina hanya harus menghadapi satu sistem.

Di Indonesia sendiri, Grab terus bekerja sama dengan startup lainnya untuk memastikan kebutuhan konsumen lokal dapat dipenuhi. Sehingga, mereka akan terus memilih Grab sebagai aplikasi utama. (*)

Konten Terkait

Kenaikan Harga Cabai Merah Diprediksi Dorong Inflasi Maret di Sumut

Editor prosumut.com

ASUS Hadirkan Konsep Exclusive Store Terbaru di Medan

Editor prosumut.com

Stok 33 Juta Liter Migor di Sumut, Mendag Heran

Editor prosumut.com

Resesi Infeksi Banyak Negara Karena Pandemi, Emas ‘Menggila’

admin2@prosumut

DAIFEST 2024, Beli Mobil Daihatsu Bisa Dapat Gratis Rocky

Editor prosumut.com

Indosat Tingkatkan Kualitas Jaringan di Destinasi Wisata

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara