Prosumut
Ekonomi

Harga Bawang Putih dan Cabai Masih Mahal, Inflasi Sumut Bisa Sentuh 0,4 Persen

PROSUMUT – Naiknya harga bawang putih dan cabai merah membuat kaum emak resah. Khususnya di Medan, meski sudah mengalami sedikit penurunan, harga bawang putih dan cabai masih terbilang mahal.

Pantauan di sejumlah pasar tradisional Kota Medan, Senin 29 April 2019 harga bawang putih kini sudah Rp45-Rp50 ribu per kilogram dari harga normal Rp20 ribuan per kilogram. Sedangkan cabai merah Rp25 ribu hingga 32 ribu per kg.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Lakukan Pengecekan SPBU dan SPPBE, Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat

Pengamat ekonomi sekaligus Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin harga cabai merah ini yang sangat besar berpeluang memberikan inflasi ke Sumut.

“Jika membandingkan kenaikan harga bawang putih dengan bulan lalu, maka harganya sudah mengalami lonjakan 100% . Saya sangat yakin bawang putih akan menyumbangkan inflasi yang sangat signifikan. Terlebih lagi jika terjadi tekanan lanjutan pada bawang putih di pekan terkahir april ini. Dan masuk dalam perhitungan laju tekanan inflasi,” terangnya kepada Prosumut.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Lakukan Pengecekan SPBU dan SPPBE, Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat

Lebih lanjut ia mengatakan, harga cabai merah juga mengalami kenaikan sebesar 20% hingga 50%. Rata-rata harga cabai merah di bulan maret itu berkisar 20 hingga 25 ribu per Kg, sementara di bulan April mencapai Rp50 per kilogram.

Selain itu harga bahan makanan lain seperti bawang merah, beras dan daging ayam juga diperkirakan akan menyumbang inflasi.

“Secara keseluruhan jika menghitung besaran inflasi di bulan april hingga hari ini, maka Sumut berpeluang mencetak inflasi sekitar 0.35% hingga 0.4%,” sebutnya.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Lakukan Pengecekan SPBU dan SPPBE, Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat

Bahkan jika harga cabai merah pun tidak turun maka Sumut bisa berpeluang mencetak inflasi di atas 0,4 persen.

Ia mengatakan meski saat ini mahalnya harga bawang putih akibat dari gangguan pasokan. Pemerintah juga harus tetap melakukan pengawasan untuk mencegah aksi spekulan.

Begitupun, Benjamin yakin harga bawang putih akan normal pada pekan kedua bulan Ramadhan nanti.(*)

Konten Terkait

Gelombang Teknologi Digital, 4 Sektor Bisnis ini PHK Ribuan Karyawan

Val Vasco Venedict

Setor Pajak hingga Rp52,39 Triliun, DJP Apresiasi Kontribusi PLN pada Negara

Editor prosumut.com

BI Sumut Dukung Pengembangan Potensi Ekonomi Geotourism Kaldera Toba

Editor prosumut.com

Rayakan Imlek 2026, JNE Berikan Promo Diskon Ongkir Internasional hingga 50 Persen

Editor prosumut.com

Presiden Jokowi Kurangi Pajak Gede-gedean

Editor prosumut.com

Jagung Manis Sumut Laris di Pasar Global 

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara