Prosumut
Peristiwa

Gempasu Kembali Geruduk Kantor Gubsu, Desak Agus Fatoni Batalkan SK Kadishub Sumut

PROSUMUT – Untuk kedua kalinya, elemen masyarakat yang terhimpun dalam Gerakan Mahasiswa Peduli Aset Sumatera Utara (Gempasu) menggeruduk kantor Gubernur Sumatera Utara (Gubsu), di Jalan Pangeran Diponegoro Medan, Jumat 12 Juli 2024.

Mereka menyuarakan tuntutan mendesak Pj Gubsu merekomendasikan ke Mendagri segera membatalkan SK Kepala Dinas Perhubungan Sumut atas nama Agustinus Panjaitan yang dilantik Gubernur Sumut pada 20 Februari 2024 lalu.

Sambil membawa spanduk besar, kordinator aksi Ahmad Maisyar mengatakan, seruan pembatalan SK Gubsu itu dikarenakan berdasarkan Keputusan PTUN Nomor 33/G/2023/PTUN Medan bahwa tindaklanjut Surat Pernyataan Pelantikan Nomor 8000/0141/III/I/2023 Tanggal 5 Januari yang dikeluarkan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Sumut adalah tindakan yang melanggar prinsip dan azas hukum administrasi negara, khususnya azas kepastian hukum.

Dalam pernyataan sikapnya, Koordinator Aksi Ahmad Maisyar menyampaikan bahwa hasil keputusan PTUN Medan menyatakan pengukuhan dan pengangkatan SK Kepala Dinas Perhubungan Sumut ditetapkan pada Tanggal 20 Februari 2023 sampai saat ini dinyatakan tidak sah sesuai dengan keputusan tersebut.

“SK penetapan Kepala Dinas Perhubungan Sumut yang diterbitkan oleh Sekda dinilai telah menyalahkan peraturan perundang-undangan Aparatur Sipil Negara (ASN). Sehingga mengakibatkan kerugian pada negara,” ujarnya.

Tak hanya itu, lanjut Ahmad, Gempasu juga mendesak Pj Gubernur Sumut, Agus Fatoni untuk segera merekomendasikan kepada Menteri Dalam Negeri (Mendagri) melakukan pencopotan jabatan Kadishub Sumut.

Kemudian berdasarkan Keputusan PTUN Medan agar dilakukan kajian ulang terhadap terkait putusan tersebut. Termasuk memeriksa tunjangan penghasilan pegawai Kadishub Sumut yang dinilai melanggar prinsip dan azas hukum administrasi negara.

“Meminta Pj Gubernur Sumatera Utara agar mencopot segera Kadishub Sumut yang sudah menyalahi aturan ASN, dan disinyalir sudah terjadi dugaan tindak pidana korupsi hak untuk tunjangan eselon dan sudah tidak ada hak Agustinus sebagaimana hasil putusan Inkracht PTUN Medan,” sebutnya yang mengatakan bahwa Gempasu akan terus mengawal persoalan ini dan menggelar aksi lagi.

Aksi mereka diterima Charles TH Situmorang dari Biro Pembangunan, yang menerima berkas hasil putusan PTUN Medan dan berjanji akan meneruskan aspirasi mereka. Usai berorasi, para peserta aksi meninggalkan kantor Pemprovsu dengan tertib. (*)

Reporter: Iqbal

Editor: M Idris

Konten Terkait

Kapolda Sumut dan Pj Bupati Langkat Resmikan Joglo Anton Soedjarwo di SPN Hinai

Editor prosumut.com

RS Adam Malik Rayakan Natal Bersama Pasien

Editor prosumut.com

Baznas Distribusikan Dana Rp417 Juta Bagi Mustahik di Langkat

Editor prosumut.com

Peringatan Brandan Bumi Hangus, Ondim: Lanjutkan Perjuangan Sesuai Peranan Diemban

Editor prosumut.com

Parah! 7 Jam Lebih PLN Area Galang Padamkan Listrik, Warga Kesal

Editor prosumut.com

Diduga Korupsi, Warga Tuntut Kades Lalang Dicopot

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara