Prosumut
Wali Kota Medan Rico Waas (tengah) bersama Sekda Wiriya Alrahman (kanan) dan jajaran. (ist)
Pemerintahan

Direksi PUD Medan Tak Kunjung Dilantik: Pansel Diterpa Isu Rekayasa Nilai, Rico Waas Disebut Bakal Kocok Ulang

PROSUMUT — Proses seleksi calon direksi pada tiga Perusahaan Umum Daerah (PUD) Kota Medan dikabarkan mengalami kebuntuan serius.

Hingga kini, nama-nama calon direksi yang diajukan panitia seleksi (pansel) belum juga direspons Wali Kota Medan, Rico Waas.

Informasi yang dihimpun wartawan dari sumber internal yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebutkan, ketua dan sekretaris pansel yang masing-masing dijabat kepala Bagian Perekonomian dan sekretaris daerah, tengah berada dalam tekanan berat.

Bahkan, beredar istilah ‘sakit kepala’ di kalangan internal balai kota lantaran proses seleksi tak kunjung berlanjut.

Hingga saat ini, Rico Waas belum memanggil satu pun nama yang diusulkan pansel untuk tahapan wawancara akhir maupun penjadwalan pelantikan.

Alasannya, Rico Waas menilai para kandidat yang diajukan tidak memenuhi kriteria kepemimpinan dan kapabilitas manajerial yang dibutuhkan untuk membenahi PUD Medan yang selama ini dinilai terpuruk.

Rico Waas disebut mencium adanya dugaan praktik tidak sehat dalam proses seleksi. Sebab, terdapat perbedaan mencolok antara hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) yang dilakukan tim penguji dari kalangan akademisi USU dengan nilai yang diserahkan pansel kepadanya.

Temuan ini memicu kecurigaan adanya manipulasi atau rekayasa nilai dalam proses seleksi.

Informasi dari salah seorang calon direksi yang minta namanya tak disebutkan, mengaku heran lantaran hingga kini belum ada panggilan dari wali kota, terkait pelantikan meskipun namanya termasuk yang diajukan pansel.

Kebingungan semakin bertambah setelah beredar isu bahwa dirinya justru akan ditempatkan di PUD Pembangunan Kota Medan.

Padahal, sejak awal dirinya mendaftar sebagai calon Direktur Operasional PUD Pasar Medan. Ketidaksinkronan proses ini menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi dan profesionalisme seleksi.

Di internal Pemko Medan, kepala Bagian Perekonomian disebut mulai ‘kebakaran jenggot’. Beberapa pejabat yang menanyakan kelanjutan proses seleksi justru menerima respons bernada tidak mengenakkan.

Situasi ini diperparah oleh kabar bahwa wali kota Medan berencana mengocok ulang seluruh nama calon direksi dan menyusun ulang komposisi sesuai kriteria kepemimpinan yang diyakini mampu membawa perubahan membenahi dan memajukan PUD Kota Medan.

Kabag Perekonomian merangkap Sekretaris Pansel Direksi PUD Kota Medan, Regen Harahap, terkesan ‘buang bola’ saat dikonfirmasi wartawan terkait isu dan tudingan terhadap dirinya kepada Sekda Wiriya Alrahman.

“Yang paling berwewenang menjawab semua pertanyaan ini adalah Ketua Panitia Seleksi (Sekda Kota Medan Wiriya Alrahman). Sekretaris tugasnya hanya sebatas mempersiapkan administrasi seleksi.

Coba di-WA-kan saja pertanyaan ini kepada Sekda Kota Medan selaku Ketua Panitia Seleksi,” ucapnya menjawab wartawan, Minggu 28 Desember 2025.

Berdasarkan hasil akhir UKK, terdapat 12 calon direksi yang dinyatakan lulus dan berhak melangkah ke tahap selanjutnya.

Dari 12 orang itu, diketahui sebanyak tujuh calon direksi yang sejak awal melamar di PUD Pasar. Tiga lainnya di PUD Pembanguan dan dua di PUD Rumah Potong Hewan (RPH).

Adapun komposisi direksi per masing-masing PUD berjumlah empat orang. Artinya akan ada tiga orang yang lulus dari PUD Pasar akan terlempar ke dua PUD lainnya.

Hingga berita ini diterbitkan, Wiriya Alrahman masih diam seribu bahasa atas konfirmasi yang dilayangkan awak media kepadanya. Padahal, pesan konfirmasi sudah masuk bahkan dibacanya alias centang dua.

Sejak awak media membuka satu persatu ketidakbecusan Wiriya Alrahman bekerja sebagai Sekda Medan, dirinya terkesan mengelak dari konfirmasi wartawan.

Antara lain soal isu sejumlah ‘ASN impor’ yang masuk ke lingkungan Pemko Medan, hingga diduga menjadi ‘biang kerok’ atas disharmonisasi antara wali kota dengan wakil wali kota. (*)

Reporter: Pran Wira

Editor: M Idris

BACA JUGA:  Pemko Medan Pastikan Pengisian Jabatan Eselon II Tidak Lewat Seleksi Terbuka

Konten Terkait

Warga Keluhkan Kondisi Pasar Aeknabara, Pengelola ‘Ngacir’

admin2@prosumut

Pemko Binjai Kukuhkan 86 Anggota Paskibra

Editor prosumut.com

Dubes AS dan Mendag Zulhas Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi

Editor prosumut.com

Karang Taruna Medan Diminta Cegah Penyalahgunaan Narkoba

Editor prosumut.com

Bupati Asahan Bersama Forkopimda Tinjau Pos Penyekatan Mudik

Editor prosumut.com

Pertemuan Bulanan DWP Langkat, Penasihat Serukan Rawat Silaturahmi

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara