PROSUMUT – Lolos seleksi di Lippo Plaza Medan 31 Maret 2019, atlet Wushu Sanda, Bonatua Lumban Tungkup berhak menjajal kemampuan tarungnya di ajang bergengsi One Pride Mixed Martial Art (MMA) yang disiarkan stasiun TVOne.
Di babak seleksi tersebut Bonatua diberikan predikat grade “B” oleh para juri.
“Saya tinggal persiapkan diri sebaik mungkin, sembari menunggu panggilan dari penyelenggara MMA One Pride,” katanya.
Mahasiswa Fakultas Ilmu Keolahragaan Unimed ini terus berlatih, terutama mengasah skill-nya di pertarungan bawah alias ground fighting.
Ia pun memperdalam teknik pukulan, tendangan, hingga bantingan.
Peraih medali perunggu Kejurnas Piala Presiden di Yogyakarta pada 2018 ini paham betul laga sekelas MMA butuh fisik yang prima.
Apalagi pertarungan akan berlangsung ketat karena petarung yang datang adalah mereka yang lolos seleksi dari penjuru tanah air.
Sembari menunggu panggilan dari penyelenggara Pride One MMA, Bonatua akan melakukan tanding pemanasan di Kejuaraan Kick Boxing bulan ini.
“Kuncinya ada di latihan dan latihan, banyak juga sparring partner biar insting tetap tajam,” pungkasnya. (*)