Prosumut
Olahraga

Atlet Boling Aldila Indryati Sumbang 2 Emas untuk Sumut di PON XXI

PROSUMUT – Atlet Boling Sumut, Aldila Indryati, sukses meraih ambisinya di ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut 2024 dengan menyumbangkan dua medali emas.

Peboling yang akrab disapa Indry ini meraih medali emas keduanya dari nomor pertandingan all event, setelah mengumpulkan poin tertinggi 3.827 (average 213) dalam 18 games.

Sedangkan medali emas pertama, diraih Indry dari nomor pertandingan ganda putri bersama Nadia Pramanik.

Untuk diketahui, nomor pertandingan all event merupakan penggabungan hasil pertandingan tiga nomor dengan total 18 games.

Ketiga nomor pertandingan dimaksud adalah tunggal, ganda atau ganda campuran dan tim-4 yang masing-masing memainkan enam games.

Indry mengaku tidak menyangka meraih medali emas pada kategori all event, meski sejak awal terus berusaha tampil maksimal di setiap pertandingan.

Peraih medali emas PON 2016 ini menilai perebutan medali all event sangat ketat.

“Memang selisih poinnya gak terlalu jauh antara peringkat 1, 2 dan 3. Tapi, tadi di awal permainan aku tidak tampil begitu bagus, tidak sampai poin 200.

Jadi, tidak menyangka juga di games terakhir aku bisa main sebagus itu untuk mengejar sehingga jadi peringkat satu, alhamdulillah,” ujar Indry seusai bertanding di GOR Boling Hj Rayati Syafrin, Jalan Pancing, Medan, Minggu 15 September 2024.

Indry juga mengaku sempat gemetaran ketika bermain di games terakhir atau penentu.

“Tadi di fame kedelapan dan sembilan itu tangan aku gemetaran, mungkin karena uda lama juga tidak merasakan momen seperti itu dan kebetulan lawannya main bagus.

Tapi, alhamdulillah aku bisa selesaikan games terakhir dengan hasil maksimal,” sebutnya.

Sukses Indry meraih medali emas keduanya itu berkat perjuangannya yang luar biasa, khususnya di babak penyisihan tim-4 yang menjadi penentu perebutan medali all event.

Peluang medali emas Indry terbilang tipis hingga pertandingan menyelesaikan games kelima nomor tim-4, di mana peraih medali emas SEA Gemas 2019 Filipina itu masih tertinggal 43 poin dari peboling Jatim, Shinta Cheysaria Yunita.

Namun Indry membuat kejutan. Mengawali lemparan games keenam atau terakhir dengan hanya menjatuhkan 6 pin, Indry sukses mencetak spare.

Setelah itu, Indry menggila dengan mencetak 8 strike beruntun.

Selanjutnya, Indry mencetak spare di frame kesembilan dan kesepuluh serta menyudahi bonus satu lemparan dengan strike.

Permainan ini membuat Indry mengumpulkan 268 poin di games keenam untuk memastikan medali emas all event.

Sedangkan medali perak all event disabet Shinta Cheysaria Yunita asal Jawa Timur dengan mengumpulkan 3.813 (average 212) atau hanya tertinggal 14 pin dari Aldila.

Sementara medali perunggu menjadi milik Tannya Roumimper juga asal Jawa Timur yang membukukan 3.727 (average 207). (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Prediksi Pertandingan Liga Belanda: Heracles vs Emmen

Pro Sumut

Prediksi Pertandingan Liga Champions : Borussia Monchengladbach vs Real Madrid

Pro Sumut

Prediksi Pertandingan Europa League: Benfica vs Arsenal

Pro Sumut

Prediksi Pertandingan Liga Spanyol: Elche vs Cadiz

Pro Sumut

Prediksi Pertandingan Liga Champions: Lokomotiv Moscow vs Red Bull Salzburg

Pro Sumut

Prediksi Pertandingan Liga Inggris: West Ham United vs Brighton

Pro Sumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara