Prosumut
Politik

Akibat Ulah Romy, Suharso Tak Lagi Orang Istana

PROSUMUT – Buntut dari tertangkapnya Ketum DPP PPP Romahurmuzyi dalam operasi tangkap tangan (OTT) KPK, pekan silam, membuat senior PPP Suharso Monoarfa meletakkan jabatannya sebagai orang dekat Presiden Jokowi.

Pelaksana tugas (Plt) Ketua Umum PPP, Suharso Monoarfa memastikan mundur dari jabatan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) yang diembannya sejak 2015.

Pengusaha sukses ini terpaksa meninggalkan posisinya nyamannya di istana yang nota bene melekat erat dengan jabatan eksekutif tertinggi negeri ini.

Suharso mengaku sudah mengajukan pengunduran diri sebagai anggota Wantimpres sebelum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) III DPP PPP yang digelar di Hotel Seruni, Cisarua, Kabupaten Bogor, Rabu 20 Maret 2019 malam.

“Sudah mengundurkan diri. Sudah dari kemarin-kemarin prosesnya. Cuma penetapan masih menunggu keputusan presiden,” kata Suharso, dikutip dari pojokbogor.

Diketahui, dalam UU Nomor 19 Tahun 2006 tentang Dewan Pertimbangan Presiden, Anggota Wantimpres dilarang rangkap jabatan sebagai ketua umum partai politik.

Dia juga mengaku telah mengusulkan sosok pengganti dirinya kepada Jokowi, untuk mengisi jabatan wantimpres yang lowong. Namun dia enggan menyebutkan siapa sosok tersebut. “Nanti ya,” kata dia.

Meski begitu, Suharso memberikan bocoran bahwa sosok yang diusulkan untuk menggantikannya sebagai anggota Wantimpres adalah kader PPP.

“Iya masih dari PPP,” pungkas Suharso.

Konten Terkait

TPS dan Warga Binjai Patuh Protokol Kesehatan

Editor Prosumut.com

Rico-Zaki Paslon Pertama Daftar ke KPU Medan

Editor prosumut.com

Gerakan Mahasiswa yang “Kesepian”

valdesz

Surat Suara Presiden Kosong, Warga Pemilih di TPS 033 Kwala Bekala Tak Mau Mencoblos

Ridwan Syamsuri

PPP Sumut Usung Ganjar Pranowo Presiden 2024

Editor prosumut.com

Sambut Idulfitri 1442 H, Partai Bulan Bintang Sumut Bagikan Sembako

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara