Prosumut
Pendidikan

Tingkatkan Minat Baca, Karangan Bunga Diganti Buku sebagai Hadiah

PROSUMUT – Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan, dr Sofyan Tan, mengatakan budaya baca di Indonesia masih sangat rendah. Dalam setahun, belum tentu seseorang bisa tuntas membaca satu buku.

Berbeda dengan negara-negara di Skandinavia yang tinggi minat bacanya sehingga negaranya maju, kriminalitas rendah, warganya lebih sejahtera.

Untuk itu, menurutnya, perlu cara kreatif dalam menumbuhkan minat baca.

“Meningkatkan budaya membaca tentu sasarannya bukan lagi orang tua, tapi generasi muda bahkan sejak masih bayi sudah harus kita perkenalkan dengan buku,” kata Sofyan Tan dalam acara Pembudayaan Kegemaran Membaca yang digelar Perpustakaan Nasional dengan tema Perpustakaan Hadir Demi Martabat Bangsa, Penguatan Budaya Baca dan Literasi untuk Indonesia Maju di Perpustakaan Daerah Deli Serdang, Kamis 7 Agustus 2025.

Turut hadir, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional, Nurhadisaputra SSos MSi, Pj Sekda Deli Serdang Dedi Maswardi, Kepala Dinas Perpustakan dan Arsip Kabupaten Deli Serdang, Mukti Ali Harahap, serta narasumber Laila Sari SPsi MPd, Prof Dr Syukry Albani Nasution MA, moderator Nurul Hadi SHI, dan peserta para guru serta penggiat literasi di Deli Serdang.

Dalam acara tersebut, juga dirangkai dengan pemberian bantuan bahan bacaan bermutu dalam rangka penguatan literasi membaca masyarakat Deli Serdang.

Lalu, bagaimana cara meningkatkan minat membaca buku sejak dini di tengah anggaran perpustakaan yang terus merosot turun sehingga tidak mampu lagi memfasilitasi kegiatan gemar membaca dan pembagian buku?

Sofyan Tan punya ide sederhana yang bisa dimulai dilakukan oleh para kepala daerah.

Yakni, dengan menjadikan buku sebagai hadiah jika ada undangan pernikahan atau perayaan anak yang baru lahir menggantikan karangan bunga.

Jika satu karangan bunga harganya Rp 200 ribu, maka bisa dua atau tiga buku sebagai hadiah yang bisa diberikan.

Dengan demikian, akan ada banyak buku yang beredar di masyarakat dan memantik masyarakat untuk terbiasa membaca buku.

“Saya ingin Deli Serdang penuh dengan buku. Saya contoh, bupati berani enggak, tiap ada hajatan nikah, kelahiran anak, hadiahnya jangan karangan bunga, tapi buku,” ujar dia.

Namun lanjutnya, bukan berarti tidak ada lagi karangan bunga. Karena hal itu malah akan menutup sektor UMKM karangan bunga masyarakat.

Saran tersebut khusus untuk undangan acara pernikahan, kelahiran anak, agar lebih bermanfaat. Sedangkan untuk acara serimonial lain silahkan tetap pakai karangan bunga.

“Dengan menghadiahi buku, selain memantik minat baca, juga membantu para penulis buku agar lebih semangat menerbitkan buku-buku baru dan membantu umkm pedagang buku,” ungkapnya.

Menurut dia, rendahnya budaya baca dan literasi membuat masyarakat Indonesia sering terpapar hoaks di media sosial.

Karena budaya malas membaca isi dan hanya sebatas membaca judul, membuat banyak orang tertipu dan mudah terpancing emosi ikut-ikutan menyebarkan hoaks.

Sofyan Tan juga menyoroti terkait anggaran Perpusnas yang tahun depan turun drastis.

Dia pun menyayangkan hal itu terjadi, padahal Presiden Prabowo adalah pemimpin negara yang memiliki perpustakaan paling lengkap dan paling bagus di rumahnya.

Mungkin suatu saat anggaran Perpusnas bisa tembus Rp 1 triliun di lima tahun pemerintahan ini.

Sementara itu, Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpustakaan Nasional Nurhadisaputra menyampaikan hanya kegiatan seperti ini yang tetap dapat mereka pertahankan dari keterbatasan anggaran yang ada.

Karena ini adalah kegiatan atau ruang dalam rangka mendekatkan layanan perpustakaan ke masyarakat.

Namun diakuinya kegiatan serupa tidak dapat lagi dilakukan tahun depan mengingat anggaran Perpusnas mengalami penurunan.

Kepala Dinas Perpustakan dan Arsip Kabupaten Deli Serdang Mukti Ali Harahap menyampaikan pihaknya tidak pernah lupa Perpustakaan Deli Serdang ini dibangun atas perjuangan aspirasi Anggota DPR RI dr Sofyan Tan.

Arsitek bangunan yang megah dan bagus ini selalu mengundang decak kagum dari setiap orang yang berkunjung. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

Sinar Mas Grup Tawarkan Program Beasiswa ke Taiwan

Val Vasco Venedict

STEAM Expo 2023 Sampoerna Academy, Hadirkan 1.000 Karya Inovatif

Editor prosumut.com

Bahasa Indonesia Jembatan Pengungkap Rasa yang Meneduhkan

Editor prosumut.com

Kapolsek Perbaungan Beri Penyuluhan Narkoba di SMK Musda

Editor prosumut.com

Dukung Program Kampung Beasiswa, Unpab Alokasikan Dana Rp4,2 Miliar

Editor prosumut.com

Guru Jadi Pionir Indonesia Emas 2045

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara