Prosumut
Pendidikan

Dampak Covid-19, Guru Honor di Sergai Dapat Sembako

PROSUMUT – Seratusan paket sembako, bantuan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Serdang Bedagai (Sergai) diberikan kepada para guru dan tenaga kependidikan honorer non kategori (GTKH-NK) usia 35 tahun ke atas yang terkena dampak wabah virus Korona (Covid-19), Selasa 28 April 2020.

Penyerahan bantuan dilakukan langsung Ketua Gugus Tugas Covid-19 Ir Soekirman (Bupati Sergai) di Simpang Jalan Belidaan Desa Seirampah, Kecamatan Seirampah. Bantuan tersebut dikumpulkan dari para penyumbang/donatur, perusahaan, lembaga dan perseorangan yang di terima di pokso Gugus Tugas.

“Nantinya, bantuan ini akan disalurkan kerumah masing-masing kepada para guru dan tenaga kependidikan honorer non ketegori 35 tahun keatas,” kata Ir Soekirman.

Soekirman menyampaikan bahwa kondisi masyarakat di tengah pandemi saat ini memang banyak yang memprihatinkan. Karena itu ia berharap bantuan kecil bisa meringankan beban ekonomi warganya, terutama para tenaga honor.

“Jadi bantuan ini totalnya 110 paket sembako, untuk guru honorer yang ada di Kecamatan Seirampah dan Seibamban. Isinya beras, mie instan, telur, kopi dan sabun,” sebut Ir Soekirman.

Menurutnya Pemkab Sergai sendiri telah memberikan rekomendasi agar gur honor non K2 ini dapat meningkat kesejahteraannya. Untuk itu pihaknya terus mendukung upaya mengakomodir aspirasinya melalui regulasi di DPRD Sergai.

“Sebab bagaimana jadinya jika tidak ada guru honorer seperti mereka ini, akan sangat kesulitan kita dalam mendidik anak bangsa karena tenaga pendidik PNS sangat terbatas,” kata Soekirman.

Soekirman juga berpesan agar wargaya tetap mematuhi protokol atau imbauan pemerintah tentang hidup sehat dan memberlakukan hidup bersih, jaga jarak, rajin cuci tangan, hingga tetap berdiam di rumah, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Jangan sampai lengah, kita harus saling menjaga. Meskipun di Sergai masih nihil yang positif, kita tetap harus antisipasi dengan menerapkan protokol kesehata khusus Covid-19 ini,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Bhatara Hsb
Editor       : Iqbal Hrp
Foto           :

Konten Terkait

Wajib Belajar 13 Tahun Butuh Rp51 Triliun, Bukan Rp26 Triliun

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Mahasiswa dan Mahasiswi Unimed Jadi Duta Bahasa Sumut 2019

Ridwan Syamsuri

Pengabdian kepada Masyarakat, Dosen Farmasi USU Beri Pelatihan Kepada Komunitas Kelapa Muda Buat Minuman Herbal

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Generasi Milenial Indonesia Raih Prestasi se Asia

Disdik Medan Diminta Data Kebutuhan Komputer SMP Negeri

Ridwan Syamsuri

Dana BOS Naik Rp 800 M, Tiap Siswa SD Rp 800 Ribu/Tahun, SMP/SMA Rp 1 Juta/Tahun

Val Vasco Venedict
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara