Prosumut
Umum

Pengusaha Penginapan Di Bukit Lawang Merugi

PROSUMUT – Dampak ditutupnya objek wisata Bukit Lawang membuat pengusaha penginapan merugi. Terlebih, tempat wisata andalan di Kabupaten Langkat itu juga sepi dari pengunjung dalam negeri maupun mancanegara.

Mis Bakti, pemilik penginapan Haritage, mengakui sudah mengalami kerugian mencapai Rp400 juta.

BACA JUGA:  MES Usung Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kedelai

“Pasca Bukit Lawang ditutup, saya sudah rugi Rp400 juta. Itu dihitung dari banyaknya pembatalan pemesanan dan kegiatan-kegiatan yang sebelumnya sudah terjadwal,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, penutupan objek wisata Bukit Lawang dan Tangkahan tidak dibarengi dengan solusi pencegahan Virus Corona.

Seharusnya, lanjutnya, objek wisata Bukit Lawang dan Tangkahan tidak secepat itu ditutup.

BACA JUGA:  Anak Investasi Utama Indonesia Emas 2045

“Yang perlu dilakukan pemerintah menurut saya memperketat bandara. Setiap turis harus menjalani pemeriksaan dan isolasi jika ada yang dicurigai. Bukan langsung menutup wisatanya,” katanya.

“Kenapa wisata seperti Bali tidak ditutup. Padahal jumlah wisata asing di sana lebih banyak,” tambahnya.

BACA JUGA:  MPI Langkat Ditantang Berkontribusi Untuk Masyarakat

Ia berharap, agar DPRD Langkat dari komisi terkait lebih proaktif menyikapi hal ini. “Turun dong bersama dinas periwisata. Lihat kondisinya dan cari solusi.

Artinya, pengusaha masih ada kesempatan memberikan pendapat, bukan sepihak seperti yang terjadi saat ini,” pungkasnya. (*)

Konten Terkait

Ungkap Kasus Kejahatan, 20 Personel Polres Sergai dapat Penghargaan

Sengit! Marquez Libas Quartararo

Ridwan Syamsuri

Heboh, Granat Manggis Ditemukan Warga di Parit

Editor Prosumut.com

Jaringan Indosat Ooredoo Berkualitas, Merata Hingga Pinggiran Kota

Digelar di Langkat, Jumbara ke-V PMR Bina Karakter Generasi Muda

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Korban Tewas dalam Lakalantas di Langkat, Turun

PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara