Prosumut
Ekonomi

Februari 2020, Sumut Berpeluang Cetak Deflasi

PROSUMUT – Selama Februari hingga hari ini, sejumlah harga kebutuhan pokok masyarakat bergerak beragam dengan sebagian ada yang mencatatkan penurunan dan juga kenaikan.

Menurut Ketua Tim Pemantau Harga Pangan Sumut, Gunawan Benjamin, berdasarkan informasi harga pangan mengacu kepada harga pangan di PIHPS (Pusat Informasi Harga Pangan Strategis) sebagian besar mencatatkan penurunan.

“Secara keseluruhan, saya melihat Februari Sumut berpeluang mencetak inflasi 0,1 persen dan kemungkinan deflasi sebesar 0,07 persen. Namun demikian, deflasi berpeluang terjadi dengan memasukan harga tiket pesawat maupun harga ikan yang diperkirakan rata-rata mengalami penurunan,” kata Gunawan, Kamis 27 Februari 2020.

BACA JUGA:  Peluncuran QResto, Medan Pelopor Pengembangan QRIS untuk Kemudahan Pembayaran Pajak Restoran

Disebutkan Gunawan, sejumlah harga pangan yang mengalami penurunan yaitu daging ayam, menjadi komoditas yang mengalami penurunan sekitar Rp 2 ribuan/kg.

Saat ini, harga daging ayam dijual dikisaran Rp 27 hingga 28 ribu dibandingkan dengan bulan sebelumnya dikisaran Rp 30 ribu/kg.

Selain itu, telur ayam juga mengalami penurunan sekitar Rp 1.000-an/kg. Saat ini, telur ayam dijual dikisaran Rp 21 ribuan dari harga sebelumnya di kisaran Rp 22 ribuan/kg.

Kemudian, bawang merah juga mengalami penurunan sekitar Rp 3 ribuan/kg dari sebelumnya sekitar Rp 36 ribuan/kg pada Januari dan  di bulan ini rata-rata dijual dikisaran Rp 33 ribuan/kg.

BACA JUGA:  Peluncuran QResto, Medan Pelopor Pengembangan QRIS untuk Kemudahan Pembayaran Pajak Restoran

Lalu, cabai rawit juga mengalami penurunan harga. Dari rata rata di bulan Januari sebesar Rp 36 ribuan/kg, saat ini dijual dikisaran Rp 33 ribuan/kg. Begitu juga minyak goreng, dari rata rata Rp 12 ribuan/kg menjadi 11 ribuan/kg.

“Berbeda dengan sejumlah harga diatas, cabai merah mengalami kenaikan dalam rentang Rp 2 ribu hingga Rp 7 ribu/kg. Cabai merah bergerak sangat variatif seiring dengan memburuknya cuaca, sehingga variasi harganya sangat beragam di pasar,” paparnya.

Lanjut Gunawan, cabai gunung dan dataran rendah juga mengalami variasi harga yang sangat berbeda. Di Januari 2020, harga cabai merah bergerak dalam kisaran Rp 30 ribuan/kg. Sedangkan saat ini bergerak dikisaran angka Rp 36 ribuan/kg.

BACA JUGA:  Peluncuran QResto, Medan Pelopor Pengembangan QRIS untuk Kemudahan Pembayaran Pajak Restoran

“Selain cabai merah, gula pasir juga mengalami kenaikan rata-rata sebesar Rp 500/kg. Saat ini, gula pasir dijual dikisaran Rp 14.500 hingga Rp 15.000 dibandingkan dengan kinerja di bulan sebelumnya sebesar Rp 14.000 hingga 14.500. Kenaikan harga gula ini dipengaruhi oleh menurunnya pasokan dari sumber produksi gula besar di tanah air seperti Lampung,” imbuhnya. (*)

Konten Terkait

Fitch Rating Indonesia Kembali Naikkan Peringkat Bank Bukopin

Editor Prosumut.com

UMKM Binaan TPL Ramaikan F1 Powerboat World Championship 2023

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Pertamina UMK Academy 2025 Dukung Pelaku Usaha Semakin Maju dan Naik Kelas

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

OJK Sumut Perkuat Edukasi Keuangan untuk Tekan Judi Online dan Pinjol Ilegal

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Cara Baru PLN Manjakan Pelanggan, Inovasi Meteran Listrik dengan AMI

OJK Dukung Kemendes Dirikan Lembaga Keuangan Desa

Editor Prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara