Prosumut
Ekonomi

Kerugian Pedagang Rp 100 M, Aksi 22 Mei Lumpuhkan Pasar Tenabang

PROSUMUT – Pedagang mengaku rugi dengan ditutupnya di Pasar Tanah Abang pada hari ini. Penutupan tersebut terkait dengan adanya aksi 22 Mei di Jakarta.

Ketua Koperasi Pedagang Tanah Abang, Yasril Umar mengatakan, total kerugian yang diterima oleh para pedagang Pasar Tanah Abang diperkirakan mencapai Rp 100 miliar.

BACA JUGA:  MES Usung Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kedelai

“Kerugian kalau saya hitung-hitung bisa Rp 50 miliar-Rp 100 miliar per hari,” ujar dia.

Saat ini, jumlah pedagang di Pasar Tanah Abang mencapai 25.000 orang. Para pedagang ini tersebar di sejumlah blok yang menjadi bagian dari pasar tersebut.

“Jumlah pedagang kalau digabungkan semua mungkin ada sekitar 25.000 pedagang. Kios yang ada di sini sekitar 25.000 pedagang,” kata dia.

BACA JUGA:  Pertamina Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026

Menurut Yasril, rata-rata omset pedagang Pasar Tanah Abang mencapai Rp 2 juta per hari. Namun, kerugian yang diterima pedagang bisa lebih besar mengingat saat Ramadan dan jelang Lebaran transaksi di pasar tersebut cenderung meningkat.

BACA JUGA:  Pertamina Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026

“Anggap kalau 25 ribu pedagang dikalikan Rp 2 juta per hari, itu sudah Rp 50 miliar. Apalagi ini mau Lebaran, omset mereka (pedagang) lebih dari itu kan. Kan ada yang Rp 50 juta per hari, ada yang Rp 100 juta,” tandas dia. (*)

Konten Terkait

Inflasi Sumut 4,97 Persen pada Oktober 2025, Masih Tertinggi se-Indonesia

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Bulog Sumut Siap Distribusikan 1,3 Juta Ton Beras SPHP, Jaga Stabilitas Harga

Bank Indonesia Sumut dan Toba Caldera UGGp Gelar Lokakarya Pra Revalidasi UNESCO

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

AEM Special Meeting 2022, Mendag Lutfi Bicara Relevansi ASEAN

Jagung Manis Sumut Laris di Pasar Global 

admin2@prosumut

Tokocrypto Raih Pendanaan Binance

admin2@prosumut
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara