Prosumut
Pendidikan

Dosen Bergelar Doktor di Sumut Hanya 5 Persen

PROSUMUT – Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumut merasa prihatin dengan dosen berkualifikasi doktor atau S3. Sebab, hingga kini jumlahnya masih minim.

“Dari 10 ribuan dosen yang berada di bawah naungan LLDikti Sumut, hanya 482 atau 5 persen bergelar S3,” kata Prof Dian Armanto belum lama ini.

Menurutnya, idealnya perguruan tinggi di Indonesia memiliki dosen S3 minimal 40 persen dari jumlah dosen yang ada.

Untuk itu, Prof Dian mendorong dosen yang masih S2 agar termotivasi bisa meraih S3.

Selanjutnya mendapatkan gelar Profesor atau Guru Besar dengan memenuhi ketentuan yang berlaku, seperti melakukan karyatulis yang dimuat di jurnal internasional.

“Ini juga tantangan lantaran jumlah Guru Besar di Sumut juga masih sangat minim, karena dari 10 ribuan dosen yang ada, hanya 42 bergelar profesor,” ungkapnya

Prof Dian juga menyoroti tingkat Angka Partisipasi Kasar (APK) di perguruan tinggi di Sumut.

“Supaya APK meningkat, menjadi tugas pimpinan perguruan tinggi untuk mempromosikan perguruan tingginya. Ini juga agar tercapai APK untuk tingkat nasional yang saat ini baru 40 persen,” ujarnya.

Disebutkan dia, saat ini APK di Sumut sekira 35 persen, yang persentasenya tidak begitu jauh dibandingkan tingkat nasional.

Ia memastikan ke depan diperlukan kerja keras lagi untuk mengajak semua masyarakat menguliahkan anaknya di perguruan tinggi.

“Ini tantangan yang jauh lebih banyak. Setidaknya ini pertanda bagus sehingga kedepan kita ditantang untuk bisa tingkatkan APK,” akunya.

Terkait dana penelitian dosen, Prof Dian menuturkan, LLDikti Wilayah I telah menambah Rp28 miliar dari tahun lalu Rp20 miliar.

Untuk itu, dia berharap tahun ini dengan pelatihan dan sosialisasi yang diadakan, akan menambah jumlah peneliti. Selain itu jumlah dana hibah yang bisa didapatkan juga akan bertambah.

“Kami juga berharap pihak yayasan perguruan tinggi menggelontorkan dananya untuk kegiatan penelitian dan pengabdian masyarakat. Ini akan membuat kualitas mahasiswa, dosen dan pembelajaran akan semakin meningkat,” tuturnya.

Ia menambahkan, tantangan lain di pendidikan tinggi Sumut juga terkait perolehan akreditasi institusi A di perguruan tinggi.

Di lingkungan LLDikti Wilayah I, saat ini masih diraih UMSU. Oleh karenanya, pada tahun mendatang diharapkan muncul beberapa PTS yang intitusinya berakreditasi A.(*)

Konten Terkait

Ondim Ajak Unpab Wujudkan Program Langkat Cerdas, Beasiswa 1 Desa 5 Sarjana

Editor prosumut.com

Robobrick Lab Gelar Manybot 2 Competiton 2025, Dorong Pengembangan Kreativitas dan Inovasi Pelajar di Bidang Robotika

Editor prosumut.com

Ketua PGRI Batubara Tinjau Pelaksanaan Try Out Guru PPPK

Editor Prosumut.com

Cegah Corat-coret Usai UNBK, Siswa SMPN 1 Medan Buat Surat Pernyataan

Ridwan Syamsuri

Jangan Mau Dana BOS untuk Biayai MBG

Editor prosumut.com

Indikasi Kekacauan PPDB Daring di Sumut, Pemprov Buntung, Vendor Untung?

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara