Prosumut
Ekonomi

Pemindahan Ibu Kota Butuh Dana Rp466 Triliun, Ini Tanggapan Sri Mulyani

PROSUMUT – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani memberikan tanggapan atas usulan dana Rp466 triliun untuk memindahkan ibu kota negara Indonesia.

Menurut Ani, dia belum bisa memberi keputusan apapun karena perencanaan itu belum matang.

BACA JUGA:  MES Usung Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kedelai

Menurutnya, pihaknya hanya menunggu perencanaan matang dari Badan Perencanaan dan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Kementerian PUPR yang bertugas dalam merancang pembangunan ibu kota baru Indonesia.

“Ada modus-modus atau cara-cara di dalam pembiayaan yang berbeda-beda. Jasi untuk saat ini kita akan menunggu sampai perencanaan itu matang,” terangnya, kemarin.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Pastikan Keandalan Layanan SPBU Bersama Dewan Komisaris dan Direktur TDS

Ia mengatakan, jadwal pembahasan rancangan APBN 2020 bersama Dewan Perwakilan Rakyat pada Mei ini.

Tahap selanjutnya, kata dia, adalah strategi dan teknis untuk memenuhi pembiayaan yang dibutuhkan. Sri mengatakan tidak akan membuat berbagai macam analisa jika tidak ada perencanaan yang detail terkait pemindahan ibu kota.

BACA JUGA:  Pertamina Turunkan Harga Pertamax di Wilayah Sumbagut Mulai 1 Agustus 2026

“Jangan kita membuat berbagai macam analisa, sementara perencanaan belum dilakukan secara detail,” ujarnya. (*)

Konten Terkait

Kemendag Sosialisasi Good Design di Yogyakarta : Jaga Momentum Peningkatan Ekspor 

FEB UI: Gojek Sumbang Rp7 Triliun untuk Perekonomian di Medan

Editor Prosumut.com

LPEI Siap Beri Perlindungan Eksportir dengan Asuransi Ekspor

Pemkab Langkat Gandeng Pihak Ketiga Kendalikan Inflasi

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com

Tingkatkan Investasi, Pemerintah Dorong Industri Farmasi

Tinjau Pasar Simalingkar dan Sentosa Baru, Jajaran Direksi PUD Pasar Medan Berharap Peningkatan Kenyamanan

Editor honeydew-lobster-961789.hostingersite.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara