Prosumut
Ekonomi

Debat Rizal Ramli vs Luhut Terancam Batal

PROSUMUT – Ekonom Senior Rizal Ramli batal meladeni tantangan debat Menko Maritim dan Investasi, Luhut Pandjaitan.

Pembatalan ini dilakukan, karena ada sejumlah syarat yang diminta Rizal Ramli, namun tak dipenuhi oleh pihak Luhut.

“Enggaklah (tidak hadir). Penjelasan lengkapnya kontak Mas Adhie Massardi juru bicara kami,” kata Rizal Ramli kepada media, Kamis 11 Juni 2020.

Tim Rizal Ramli menjelaskan, pihaknya meminta sejumlah syarat untuk pelaksanaan debat. Seperti keberadaan tim ekonomi yang lengkap. Luhut harus didampingi Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menko Perekonomian Airlangga Hartarto.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Lakukan Pengecekan SPBU dan SPPBE, Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat

Alasannya karena Sri Mulyani selaku penanggung jawab pengelola keuangan negara. Selain itu harus disiarkan di televisi agar publik bisa menyaksikan dan berpartisipasi.

Kemudian, moderator independen. Selain itu alokasi waktu yang berimbang buat pihak Luhut maupun Rizal Ramli.

BACA JUGA:  Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumut Imbau Pelaku Usaha Isi Data Akurat dan Jujur

Dikonfirmasi soal itu, Adhie Massardi menyatakan pihak promotor debat keberatan dengan pengunduran jadwal pelaksanaan oleh pihak Luhut.

“Iya. Ini kan ngikutin itu (jadwal promotor) karena kita sudah komitmen. Ya kita ikut mereka aja. Jadi ketika ada sabotase pendahuluan dari Pak Luhut yang rencananya hari ini, promotor juga keberatan,” kata Adhie menjawab melalui pesan singkat.

Sebelumnya Menko Maritim dan Investasi, Luhut B Pandjaitan, menantang para pengkritik utang negara untuk bertatap muka dengannya.

BACA JUGA:  Pertamina Sumbagut Lakukan Pengecekan SPBU dan SPPBE, Pastikan Layanan Energi Sesuai Standar bagi Masyarakat

Luhut mengaku ingin berbincang terkait penambahan utang negara selama pandemi virus corona atau COVID-19.

Tantangan tersebut mendapat respons selain dari Rizal Ramli, juga dari dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Djamester Simarmata. (*)

Sumber : Kumparan
Ilustrasi : Net
Editor : Val Vasco Venedict

Konten Terkait

Juni 2019, Harga Gabah di Sumut Rp 6.460

Editor prosumut.com

Sektor Keuangan Sumut Tumbuh Positif: Kredit Naik 8,35 Persen, Fintech Melejit 46,45 Persen

Editor prosumut.com

Lebaran, Konsumsi BBM Turun, Penyaluran Elpiji Naik

admin2@prosumut

Netizen Getol Incar Waralaba Restoran

Val Vasco Venedict

Tumbuh 4,67 Persen Triwulan I 2025, OJK: Ekonomi Sumut Mampu Bertahan Meski Terjadi Perlambatan

Editor prosumut.com

Sensus Ekonomi 2026, BPS Sumut Imbau Pelaku Usaha Isi Data Akurat dan Jujur

Editor prosumut.com
PROSUMUT
Inspirasi Sumatera Utara