Prosumut
Ekonomi

HokBen Gandeng BPJPH Sosialisasikan Wajib Sertifikasi Halal

PROSUMUT – Menyadari pentingnya sertifikat halal, restoran makanan cepat saji bergaya Jepang, HokBen, menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) dalam menyosialisasikan makanan halal di Medan.

Marketing Public Relation PT Eka Bogainti (HokBen), Irma Wulansari mengatakan, sesuai dengan visi, yakni membawa kebaikan untuk memelihara kehidupan masyarakat dengan menciptakan dan menyediakan makanan yang berintegritas, maka pada bulan Ramadan ini pihaknya kembali menghadirkan menu lengkap yang bercita rasa nikmat dan halal.

Ia memastikan semua makanan dan minuman yang disajikan HokBen di seluruh Indonesia, telah tersertifikasi halal.

“Kami konsen pada makanan halal. Kami sadar bahwa masyarakat Indonesia selektif dan hati- hati dalam memilih makanan untuk dikonsumsi, salah satunya adalah makanan halal.

Maka dari itu, HokBen selalu mengutamakan kualitas terbaik dan terjamin kehalalannya untuk semua menunya, mulai dari bahan baku, proses produksi sampai siap disajikan kepada pelanggan,” katanya pada acara media gathering dan sosialisasi makanan halal di Medan, Kamis 30 Maret 2023.

Ia menambahkan, dalam rangka ulang tahun ke-38, pihaknya juga mengadakan kegiatan buka puasa bersama dengan lebih dari 1.900 anak yatim dan kaum dhuafa.

Kegiatan berbuka puasa bersama ini melibatkan 38 panti asuhan yang tersebar di 35 kota di wilayah Jawa, Bali, Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi.

Ia menjelaskan, keberadaan Hokben di industri ini tidak lepas dari peran serta para pelanggan setia dan masyarakat sekitar, yang senantiasa mendukung setiap kegiatan dan program yang dilakukan.

Tidak hanya itu, di bulan yang penuh berkah ini, pihaknya juga berhasil menambah satu gerai di Sumatera Utara yaitu di Rantau Prapat yang akan mulai beroperasi pada tanggal 31 Maret 2023.

Sementara itu, Roma dari BPJPH Kanwil Kemenag Sumut, mengatakan, pentingnya sertifikasi halal bagi pelaku usaha, terutama di bidang makanan.

Karena itu, dia mengajak para pelaku usaha, khususnya UMKM yang bergerak di bidang makanan, minuman serta obat-obatan, untuk segera mengurus sertifikasi halal.

Apalagi, saat ini pemerintah sedang gencar melakukan sosialisasi sertifikasi halal kepada pelaku usaha, dengan target pemberian satu juta sertifikasi halal gratis.

Di wilayah Sumatera Utara, baru 1.027 pelaku usaha yang mendaftar Sertifikasi Halal gratis.

“Peluang itu masih terbuka lebar bagi pelaku UMKM mendaftarkan produk makanan, minuman dan obat-obatan untuk memperoleh Sertifikasi Halal secara gratis,” pungkasnya. (*)

Reporter: Nastasia

Editor: M Idris

BACA JUGA:  Anggota DPRD Sumut Sebut Operasi Pasar Kurang Efektif Atasi Beras Mahal

Konten Terkait

Bank Indonesia Edukasi Generasi Muda Terkait Peran Rupiah dalam Perjalanan Perjuangan Bangsa

Editor prosumut.com

Juni, Sumut Diperkriakan Deflasi

admin2@prosumut

PT Rifan Kembali Duduki Posisi Teratas Pialang Teraktif

Editor prosumut.com