Prosumut
Ekonomi

JNE Ajak UKM Medan Manfaatkan Peluang Bisnis, Tingkatkan Potensi Strategi Penjualan

PROSUMUT – JNE selaku perusahaan logistik berusaha memberikan dukungan kepada UKM secara end-to-end.

Salah satu caranya adalah dengan menyediakan wadah diskusi UKM guna meningkatkan potensi strategi penjualan di era digital melalui program ‘JNE Ngajak Online Goll..Aborasi’.

Program tersebut hadir kembali di Kota Medan dengan tajuk Creativolution yang dilaksanakan secara hybrid.

Acara yang dilaksanakan di 10 kota besar selama enam tahun ini, terus menghadirkan pembicara dari berbagai latar belakang bisnis model untuk membagikan tips dan trik terkait bisnis mereka.

Dalam acara di Medan, menghadirkan Vingkan Anggraini (Influencer & Owner Vingkan Coutur), M Ari Sumitra (Supervisor Marketing & Operational Medan Napoleon), dan Kurnia Nugraha (Head of Media Communication Department JNE).

Para narasumber berbincang mengenai perkembangan industri digital saat ini, serta strategi penjualan UKM di era digital.

Dibuka dengan penampilan The Fame yang dilaksanakan Rabu 26 Juli 2023 di House of Brew The 2nd Outlet Medan, acara ini disambut dengan antusias oleh masyarakat. Fikri Al Haq Fachryana, Kepala Cabang JNE Medan pun membuka acara dengan sambutan hangat.

“Mungkin bapak ibu bertanya bagaimana JNE selama 33 tahun tetap kokoh berdiri bahkan terus tumbuh, meskipun di tengah gempuran kompetitor. Ada enam brand value yang membuat JNE memiliki kelebihan.

Pertama garansi kecepatan, kedua layanan purna jual, ketiga produk dan layanan yang lengkap, keempat SDM yang unggul, kelima jaringan yang paling luas, dan keenam social awareness.

Berpedoman dengan nilai-nilai ini, JNE senantiasa akan terus membantu teman-teman UKM dalam pertumbuhannya,” ujarnya.

Salah satu UKM, M Ari Sumitra menceritakan strategi kreatif Medan Napoleon dalam mengikuti perkembangan zaman, terutama saat masa pandemi harus mengikuti perkembangan jaman. Ia sedikit cerita saat pandemi yang mana pergeseran ke digital juga jadi semakin besar.

“Di Medan Napoleon, kami benar-benar menggerakkan seluruh lini karena di saat itu kita benar-benar dibatasi pergerakannya.

Sebagai brand kita harus bisa mengejar bola, apalagi di era yang sudah bergeser dari analog ke digital.

Jadi waktu itu yang berubah saat masa pandemi di Medan Napoleon adalah, Medan Napoleon punya kurir sendiri untuk wilayah Medan.

Ternyata di masa tersebut, permintaan ke luar daerah Medan itu sangat tinggi. Akhirnya kami masuk ke beberapa marketplace dan juga menggunakan jasa ekspedisi, salah satunya adalah JNE,” katanya.

Sementara itu, Vingkan Anggraini menjelaskan pentingnya kreativitas dalam berbisnis, yang awalnya terjun sebagai influencer terlebih dahulu. Ia memulai banyak endorse produk orang lain.

“Lama-lama saya berpikir, kenapa tidak saya bikin produk sendiri? Akhirnya terbentuklah Vingkan Couture.

Saya melihat ini kan peluang ya, dan tidak bisa semua orang memanfaatkan. Jadi di sini saya berusaha untuk memanfaatkan kesempatan tersebut,” ujarnya.

Sedangkan Kurnia Nugraha menjelaskan tentang dukungan JNE untuk teman-teman UKM agar terus berkembang.

“Saat awal membuat brand, mungkin kan bingung harus memulai dari mana? Teman-teman UKM bisa mulai dari ikut workshop dari JNE Medan.

Workshop ini cukup rutin ya, tiap bulan JNE adakan. Jadi sebenarnya sekarang kalau teman-teman mau mulai usaha, apalagi bicara tentang industri kreatif, peluangnya sangat besar sih.

Bisa contoh Mbak Vingkan yang awalnya tidak niat berbisnis, awalnya dari hobi ternyata bisa jadi bisnis.

Hari sekarang harusnya kita sudah tidak kekurangan ide, intinya sekarang teman-teman tinggal memulai, dan JNE sudah menyiapkan semuanya untuk membantu UKM,” ungkapnya.

Bentuk dukungan JNE bagi UKM adalah pada layanan Roket Indonesia, yaitu aplikasi pengiriman barang secara online.

Sebagai bentuk inisiasi JNE guna menggali potensial market serta memanjakan customer, Roket Indonesia kini telah hadir di 52 cabang kota di Indonesia. (*)

Reporter: Nastasia

Editor: M Idris

Konten Terkait

Ayo, Lawan Gugatan ke WTO dengan Data Riset Sawit

Val Vasco Venedict

Bulog Sumut Pastikan Harga Beras Tetap Stabil Meski BBM Naik

Editor prosumut.com

Harga Makanan; Antara Fakta & Isu Pilpres

Val Vasco Venedict