Prosumut
Berita

Viralkan Korban Begal di Tiktok @prosumut_tv, Rudy Hermanto “Gas” Kapolda & Gubernur Sumut

PROSUMUT – Viral di Tiktok @prosumut_tv dengan jumlah penonton (viewer) mencapai 550.000 (550,1K), anggota DPRD Provinsi Sumut dari Fraksi PDI Perjuangan Rudy Hermanto kembali berteriak di forum rapat anggaran Pemprov Sumut dan DPRD Provinsi Sumut soal keseriusan pemerintah memerangi aksi begal pada Senin 10 Juli 2023.

Rudy melanjutkan pernyataannya yang viral di akun Tiktok @prosumut_tv dengan selipan klip video dirinya membezuk salah satu korban begal di RSAL di kawasan Belawan.

Korban begal itu seorang kepala keluarga yang harus menghidupi istri dan anaknya. Naas, sepulang kerja dirinya malah menjadi korban.

“Tidak ada gunanya miliaran hingga triliunan rupiah digelontorkan untuk pembangunan, tapi rasa keamanan masyarakat tidak ada. Aksi begal mencekam dunia usaha. Warga pulang ke rumah di jam-jam tertentu saja ketakutan. Apa ini yang disebut sebagai pembangunan? Secara ekonomi ini sangat merugikan para pelaku usaha,” tegasnya.

BACA JUGA:  Teach4hope Latih Anak Muda Sumut Miliki Keterampilan Kerja

Rudy mengingatkan suasana tidak kondusif sudah terjadi di Medan. Di sejumlah titik kota, pemilik toko khususnya kuliner tidak bisa lagi berjualan hingga malam atau tengah malam karena dianggap berisiko dan rawan.

“Padahal kota ini tadinya aman dan nyaman. Mau keluar rumah kapan saja, jam berapa saja, tidak ada masalah. Ini situasinya sudah berputar 180 derajat. Medan kota kuliner katanya, tapi mau cari makan malam-malam saja susah karena sudah dihantui begal,” tukasnya.

BACA JUGA:  Teach4hope Latih Anak Muda Sumut Miliki Keterampilan Kerja

Rudy dalam pernyataan yang sama di Tiktok @prosumut_tv meminta Kapolda Sumut yang baru Irjen Pol Agung Setya Imam Effendy turun langsung merancang operasi terpadu menghabisi komplotan begal di Kota Medan.

“Kami minta Pak Kapolda yang baru, Gubernur Edy Rahmayadi dan Wali Kota Medan Bobby Nasution segera bergerak. Jangan terlalu banyak wacana, langsung bentuk tim terpadu anti begal. Saya yakin kelompok atau komplotan ini ada yang danai, digerakkan secara rekayatif. Bisa saja tujuannya bikin rusuh pada tahun politik. Tindakan sadis mereka juga saya yakini dipengaruhi narkoba. Dari mana uang mereka beli narkoba?” tukas Rudy.

BACA JUGA:  Teach4hope Latih Anak Muda Sumut Miliki Keterampilan Kerja

Sepekan terakhir, warga di Sumut, khususnya Kota Medan, diresahkan dengan semakin maraknya tindakan pembegalan di wilayah mereka.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi meminta aparat kepolisian untuk menghukum tegas para begal yang bergentayangan di kota Medan dan daerah lainnya di Sumut.

“Saya akan instruksikan Satpol PP dipersenjatai dengan double stick untuk menghajar gerombolan begal di jalanan,” kata Edy menjawab wartawan, Senin kemarin.

Sebelumnya, Wali Kota Medan Bobby Nasution menegaskan dukungannya terhadap tindakan maksimal oleh kepolisian bagi pelaku pembegalan.

“Jika perlu tembak mati di tempat,” tukasnya. (*)

Editor : Val Vasco Venedict

 

Konten Terkait

Kebocoran Gas di Madina, Anggota DPD RI Minta Pemerintah Evaluasi PT SMGP

Editor prosumut.com

Waketum PPP : Dukungan Ganjar dari Bawah Akan Kami Serap

Editor prosumut.com

Kunjungi Yogyakarta, Bupati Motivasi Mahasiswa UGM asal Pakpak Bharat

Editor prosumut.com