Prosumut
Rilis & Seremoni

The Clinic Beautylosophy Bakti Sosial Operasi Bibir Sumbing

PROSUMUT – The Clinic Beautylosophy kembali mengadakan bakti sosial operasi bibir sumbing baru-baru ini.

Klinik layanan kesehatan dan kecantikan yang terletak di Jalan Sekip, Medan, ini menjadi salah satu fasilitas kesehatan yang kerap melakukan kegiatan bakti sosial.

Selain operasi bibir sumbing gratis, dalam kurun waktu lebih dari 2 tahun terakhir, klinik tersebut juga kerap menggelar bakti sosial sunatan massal gratis.

“Untuk operasi bibir sumbing selama ini lebih sering kita targetkan kepada anak-anak. Karena itu, inilah kali pertama untuk orang yang sudah dewasa.

Kalau ditotal yang sudah kita lakukan tindakan untuk bibir sumbing, sudah sektiar 150 orang sampai 200 orang,” ujar Pemilik The Clinic Beautylosophy, dr Arya Tjipta SpBP-RE.

Dijelaskannya, meski operasi bibir sumbing ini dilakukan dengan gratis, namun peralatan dan obat-obatan yang dipakai dipastikan berkualitas premium.

Bahkan, ia sendiri yang langsung turun tangan untuk melakukan tindakan operasi tersebut.

“Meskipun ini gratis namun kita pastikan benang yang digunakan, bius dan peralatan lainnya adalah yang premium.

Saya sendiri juga turun langsung melakukan tindakan operasi, karena untuk bibir sumbing ini harus dilakukan oleh dokter spesialis,” ungkapnya.

Menurut Arya, dirinya selalu terpanggil untuk melakukan bakti sosial terhadap para penderita bibir sumbing karena ingin keilmuannya dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Sebab, sebagai seorang dokter spesialis, kemampuan yang dimilikinya harus digunakan sebesar-besarnya untuk membantu orang yang membutuhkan.

“Saya selalu merasa puas melihat mereka senang usai tindakan operasi. Karena tindakan ini kan langsung bisa terlihat hasilnya. Itu menjadi kepuasan tersendiri,” tuturnya.

Arya menceritakan, dirinya sempat didatangi oleh seorang peserta bakti sosial operasi bibir sumbing yang telah dilakukan beberapa tahun lalu hanya untuk mengucapkan terima kasih.

“Namanya Ilham, dia datang hanya untuk mengucapkan terima kasih karena sudah saya bantu operasi. Dia pun mengungkapkan, bahwa dia menjadi juara Qori Internasional.

Ini tentunya menjadi suatu hal yang memberikan rasa syukur tersendiri bagi saya. Artinya kehadiran saya bisa bermanfaat bagi mereka,” sebutnya.

Lebih lanjut Arya menyampaikan, kehadiran anak dengan kelainan berupa bibir sumbing bukanlah sebuah aib.

Layaknya anak normal, mereka juga harus tetap diberikan motivasi. Sebab meski memiliki kekurangan karena bibir sumbing, mereka pasti memiliki kelebihan pada hal lain.

“Jadi yakinlah, bahwa mereka itu perlu diberikan motivasi agar potensi atau kelebihan mereka itu bisa muncul.

Jangan justru kelainannya karena bibir sumbing membuatnya tertekan,” imbuhnya. (*)

Editor: M Idris

Konten Terkait

JFX Pecahkan Rekor Pencapaian Transaksi Tertinggi

Editor Prosumut.com

Telkomsel Bersama Schneider Electric, Dorong Pemanfaatan Teknologi 5G

Editor prosumut.com

LPEI Berkomitmen #SemakinApik Dorong Ekspor Nasional

Editor prosumut.com