Prosumut
Politik

Meryl Saragih Apresiasi Pidato Ketum PDI Perjuangan, Beri Perhatian Khusus Kaum Perempuan

PROSUMUT – Politisi perempuan muda asal Sumatera Utara, Meryl Rouli Saragih memuji dan mengapresiasi pidato Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri pada Rakernas dan HUT PDI Perjuangan ke 50 tahun.

Dalam pidatonya, Megawati menyampaikan tentang kesetaraan perempuan dan laki-laki bahwa dimana perempuan faktanya juga mampu dan sukses menjalankan peran ganda.

“Kita perempuan harus bisa memberikan karya yang berdampak terhadap lingkungan sekitar, perempuan adalah makhluk spesial yang diciptakan Tuhan, mampu mengerjakan peran sebagai anak, sebagai ibu dan istri. Sebagai pejuang” ungkap Mery Saragih yang juga anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, Senin 16 Januari 2023.

Lebih lanjut Wakil Sekertaris DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara itu mengatakan, jika begitu besar perhatian Megawati dimana dalam pidatonya menyebutkan 28 kali kata perempuan. Dan, memberikan banyak contoh tokoh-tokoh pergerakan hingga pahlawan nasional di Indonesia perempuan mulai dari Ratu Sima, Ken Dedes, Gayatri, Raja Patmi, Tribuana Tungga Dewi dan Laksamana Malahayati.

Meryl juga mengatakan, Ketua Umum PDI Perjuangan menyampaikan jika perempuan PDI Perjuangan harus siap memimpin dan mengambil contoh dari beberapa legenda pejuang perempuan di Indonesia.

Perempuan dari berbagai latar belakang sosial budayanya selalu memiliki bias, stereotip dan diskriminasi untuk kesetaran gender sulit dicapai.

“Sebagai Pengurus Partai Perempuan dan Anggota DPRD Sumatera Utara tentu saya mengharapkan perempuan-perempuan Indonesia untuk bisa berdikari, berdaya dan berkarya.

Faktanya, perempuan mampu berperan ganda dalam menjalankan aktivitasnya dan harus saling mendukung untuk mencapai adanya kesetaraan gender,” tegasnya.

Karena itu, saat ini sudah saatnya menerapkan politik gender inklusif atau politik yang membuka ruang yang seluasnya-luasnya untuk merangkul dan mengayomi seluruh lapisan tanpa melihat gendernya sehingga menjadi goals bersama dalam dunia politik di Indonesia.

Dalam berbagai forum internasional, Indonesia juga memperkenalkan politik gender inklusif untuk mencapai kesetaraan gender (gender equality) dan pemberdayaan perempuan (women emperwoment).

Salah satu forum yang menjadi tempat indonesia memperkenalkan pembangunan politik gender inklusi ini adalah The 8th G20 Parliamentary Speakers’ Summit’ (P20) yang sudah dimulai sejak Kamis (6 Oktober 2022).

Pada diskusi sesi ke-4 dalam rangkaian KTT P20, Ketua DPR RI Puan Maharani memimpin diskusi tentang ‘Inklusi Sosial, Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan’.

“Banyak perempuan terhalang dari partisipasi politik, akses ekonomi dan pendidikan, hingga jaminan keamanan dan kesehatan. Karenanya, peran penting perempuan sebagai ‘agen perubahan’ di bidang ekonomi, sosial dan budaya dirasa perlu terus diupayakan.

Pendidikan juga berperan penting dalam membangun kesadaran kesetaraan gender. Selain itu, pendidikan sangat berperan terhadap penghapusan diskriminasi terhadap perempuan,” ungkapnya.

Untuk diketahui pada HUT ke 50 PDI Perjuangan, Ketua Umum Megawati juga meresmikan peluncuran kapal rumah sakit terapung malahayati.

Laksamana Malahayati yang merupakan pahlawan asal Aceh, pemerintah menetapkan Keumalahayati atau lebih dikenal sebagai Laksamana Malahayati menjadi pahlawan nasional pada 2017 lalu.

Malahayati dijuluki sebagai laksamana wanita pertama yang melakukan pelayaran ke berbagai wilayah. Ketenaran namanya sampai disegani penjajah Belanda, Inggris dan Tanah Barat.

Presiden RI ke 5 itu mengatakan jika kapal rumah sakit terapung itu ditujukan untuk menjangkau dan melayani kesehatan masyarakat di daerah terpencil.

“Ini adalah bentuk konkrit kepedulian Ibu Ketua Umum kepada rakyat terutama di bidang kesehatan,” tutupnya. (*)

Editor : M Idris

Konten Terkait

Puluhan Mahasiswa Minta Ketua Ombudsman Sumut Dicopot

Editor prosumut.com

Golkar Medan Timur Bersama AMPG, Baksos Keliling Kecamatan

Editor Prosumut.com

Sah, Musa Rajekshah Pimpin Golkar Sumut

Editor Prosumut.com