Prosumut
Pemerintahan

Sandiaga: Desa Wisata Terbukti Sumber Penciptaan Lapangan Kerja

PROSUMUT – Tari Tor-tor, Air Terjun Bahgula, Green Canyon, Batu Boru Manjile, sampai pesona arum jeram Sungai Bah Bolon, adalah destinasi wisata luar biasa. Berada di Desa Buluh Duri, Kecamatan Sipispis, Kabupaten Serdangbedagai (Sergai), Sumatera Utara (Sumut) menjadikannya dalam daftar Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI) 2022.

ADWI 2022 merupakan salah satu program unggulan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) dalam menggerakkan kebangkitan pertumbuhan ekonomi dan pengembangan pariwisata Indonesia.

Tujuan program ini untuk menjadi daya ungkit bagi ekonomi desa dan sebagai wahana promosi untuk menunjukkan potensi desa-desa wisata di Indonesia kepada wisatawan domestik maupun mancanegara.

Memasuki tahun kedua ini, ADWI 2022 mengangkat tema ’Kebangkitan Ekonomi untuk Indonesia Bangkit’.

Setelah ke Nias Selatan kemarin, Menteri Parekraf Sandiaga Salahuddin Uno berkesempatan mengunjungi Desa Wisata Bulu Duri di Kabupaten Serdang Bedagai.

Sambutan hangat menyapa sejak Sandi bersama rombongan Kemenparekraf/Baparekraf tiba.

Beragam pertunjukan seni dan budaya adat desa tersebut disuguhkan sebagai bentuk penghormatan.

BACA JUGA:  Ditjen Bea Cukai dan LPEI Siap Bantu UMKM ke Pasar Ekspor

”Kepada semua masyarakat Desa Wisata Buluh Duri, saya ucapkan selamat, menjadi pemenang desa wisata terbaik, 50 besar Anugerah Desa Wisata Indonesia 2022,” kata Sandi dalam sambutannya dan diikuti riuh tepuk tangan masyarakat, Jumat 24 Juni 2022.

Untuk merespons pesan Presiden Joko Widodo, Lanjut Sandi maayarakat harus mampu untuk bangkit dari pandemi dan menghadapi krisis pangan dan energi, Sandi mengajak semua pihak mengambil langkah inisiatif.

”Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam targetnya mencetak 1,1 juta lapangan pekerjaan. Dan salah satu program unggulannya adalah desa wisata. Tahun lalu, kita menargetkan 700 desa wisata ternyata 1.800 yang mendaftar. Tahun ini, 3.500 yang mendaftar. Berarti menunjukkan bahwa desa wisata ini sebagai sumber penciptaan lapangan pekerjaan,” beber Sandi.

Sandi mengapresiasi pemerintah daerah setempat yang berperan aktif menghidupkan sektor wisata Desa Buluh Duri.

Dengan segala potensi yang dimiliki Buluh Duri, melalui program ADWI 2022, Sandi optimistis dapat mendorong perkembangan desa wisata secara berkelanjutan dan membangkitkan ekonomi masyarakat.

BACA JUGA:  Ditjen Bea Cukai dan LPEI Siap Bantu UMKM ke Pasar Ekspor

“Oleh karena itu, perlu ditingkatkan dari kategori toilet, homestay, dan sebagainya yang kita harapkan bisa meningkatkan kualitas dari kunjungan wisatawan di sini. Membuka peluang usaha dan dampak ekonomi kearifan lokal,” ungkap Sandi.

Desa wisata Buluh Duri masuk ke dalam daftar desa wisata terbaik ADWI 2022 melalui proses seleksi ketat.

Seleksi tersebut berdasar tujuh kategori penilaian, yakni; 1. Daya tarik pengunjung (alam dan buatan, seni dan budaya), 2. Suvenir (kuliner, fesyen, dan kriya), 3. Homestay, 4. Toilet umum, 5. Digital dan kreatif, 6. Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability (CHSE), dan 7. Kelembagaan Desa.

Sebelumnya, pada ADWI tahun 2021, terjaring 1.831 desa wisata yang ada di Indonesia.

Dan target di tahun 2022 adalah 3.500 desa wisata yang diharapkan terjaring. Sehingga,  itu dapat mempermudah pengembangan desa wisata di Indonesia.

Desa Buluh Duri memiliki luas wilayah kurang lebih 1.906,11 hektar dan terdiri atas tujuh dusun.

Potensi Desa Wisata Buluh Duri sangat beragam. Mulai dari keindahan alam sampai kekayaan seni dan budayanya. Sebut saja aliran Sungai Bah Bolon.

BACA JUGA:  Ditjen Bea Cukai dan LPEI Siap Bantu UMKM ke Pasar Ekspor

Di setiap titik alirannya, wisatawan dapat menemukan daya tarik. Seperti air Terjun Bahgula yang tingginya hampir 25 meter.

Kemudian, dinding batu berlumut setinggi hampir 30 meter yang disebut dengan Green Canyon.

Lalu, ada Magic Wall, dinding batu yang membetuk ukiran yang berasal dari tetesan air. Dan yang tak kalah menarik, Batu Boru Manjile.

Batu tersebut berada di aliran Sungai Bah Bolon yang memiliki cerita sejarah Kerajaan Bajalingge.

Bicara seni dan budaya adat setempat, Buluh Duri memiliki beragam tarian. Misalnya, Tarian Pengalo-Ngalo, merupakan tarian dari Kerajaan Bajalingge yang bermakna memberi semangat dan doa restu kepada tamu.

Lalu, tari yang telah dikenal di tanah air dan mancanegara yakni Tari Tor Tor Sombah. Itu merupakan tarian yang berguna sebagai penghormatan pimpinan atau raja. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Dubes AS dan Mendag Zulhas Sepakat Pererat Hubungan Ekonomi

Editor prosumut.com

TPID Langkat Gelar Rapat

admin2@prosumut

Anggota DPRD Empat Daerah Kunker ke DPRD Medan

Ridwan Syamsuri