Prosumut
Kesehatan

Dokter Aris Gagas QR, Respon Cepat Keluhan Pelayanan

PROSUMUT – Demi memberikan respon cepat atas pelaporan tentang keluhan pelayanan di Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara (Sumut) dan jejaringnya baik UPT dan rumah sakit, dr Aris Yudhariansyah menggagas quick respon (QR).

Aris yang kini menjabat Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut ini mengatakan, untuk melaporkan keluhan pelayanan, hanya cukup melakukan scan pada kode QR yang tersedia di kantor Dinas Kesehatan Sumut.

“Semua informasi yang dikumpulkan oleh Dinkes Sumut hanya digunakan untuk tujuan respon atas pengaduan informasi dan bersifat rahasia yang hanya diketahui pejabat Dinas Kesehatan Sumut saja,” ungkapnya, Jumat 13 Mei 2022.

Lebih lanjut Aris menjelaskan, untuk membuat pengaduan, langkah pertama adalah menginstal kamera QR code scanner untuk kemudian diarahkan pada QR Dinkes. Setelah itu melakukan registrasi untuk membuat akun, lalu melakukan login.

“Selanjutnya tekan scan QR code dihalaman home dan sampaikan keluhan,” jelas mantan Sekretaris Dinas Kesehatan dan Jubir Satgas Covid-19 Provinsi Sumut ini.

Menurut Aris dengan adanya layanan ini, bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan baik jangka pendek, menengah dan panjang. Selain itu, sambung dia, hal ini juga termasuk upaya mendukung whistle blowing sistem KPK RI.

Dia juga menuturkan, berdasarkan UU nomor 25 tahun 2009 tentang pelayanan publik merupakan acuan dalam rangka mendorong peningkatan kinerja pemerintah yang lebih berorientasi terhadap pelayanan.

Karenanya, tambah dia, berbagai langkah perbaikan harus terus dilakukan untuk memastikan pelayanan publik semakin cepat dan efisien, sehingga masyarakat semakin dimudahkan memperoleh haknya.

“Salah satu perubahan perbaikan pelayanan publik adalah melalui penguatan partisipasi masyarakat melalui pengaduan publik, sehingga nantinya diperoleh pengelolaan pelayanan publik yang lebih baik,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Penundaan Pernikahan dan Usia Kelahiran Pertama Bisa Picu Kanker Payudara

Editor prosumut.com

Ratusan Warga Tebingtinggi Pelanggar Protokol Kesehatan Dikenai Sanksi

Editor Prosumut.com

Sembuh dari COVID-19, Ini Kesaksian Twindy Rarasati

valdesz