Prosumut
Kriminal

Jambret Tas Pegawai BUMN, Driver Ojol Diringkus Polisi

PROSUMUT – Pengemudi ojek online (ojol) menjambret tas milik pegawai BUMN di Jalan Madong Lubis, Medan Perjuangan, Senin 6 September 2021 malam. Namun sial, meski sempat kabur dengan mengendarai sepeda motor berplat BK 6660 OAF tetapi pelaku berhasil diringkus petugas Polsek Medan Timur.

Pelaku adalah Yogi (26) warga Jalan Malaka, Medan Timur. Sedangkan korbannya yaitu Pantun Hotmaida Hasibuan (52) warga Jalan Madio, Medan Perjuangan.

Kapolsek Medan Timur Kompol M Arifin menyebutkan, aksi pelaku terjadi sekitar pukul 20.30 WIB. Kuat dugaan, pelaku sebelumnya telah membuntuti dan selanjutnya merampas tas korban. Spontan, korban berteriak jambret dan minta tolong.

“Warga dan pengendara yang ada di lokasi berupaya mengejar pelakunya namun tidak berhasil. Secara kebetulan, Kanit Reskrim Polsek Medan Timur Iptu Japri Simamora yang berpatroli melintas di lokasi dan melakukan pengejaran,” sebut Arifin, Rabu 8 September 2021.

Kata Arifin, pengejaran yang dilakukan membuahkan hasil dengan meringkus pelaku tanpa perlawanan. “Pelakunya memakai jaket dan helm ojol. Pelaku sempat dikejar warga dan juga personel kita yang kebetulan sedang patroli. Pelaku kabur ke Jalan Malaka hingga akhirnya berhasil diringkus personel,” sambung Arifin.

Diutarakan dia, pelaku ditangkap saat bersembunyi di salah satu rumah kawasan Jalan Malaka. Setelah diintrogasi, pelaku bersembunyi di rumahnya sendiri.

Dia menambahkan, dari pelaku, petugas menyita barang bukti milik korban berupa tas yang di dalamnya berisi, jam tangan, uang ratusan ribu rupiah dan ID Card BUMN milik korban. Selain itu, sepeda motor pelaku, jaket dan helm ojol juga dijadikan barang bukti.

“Pelaku masih menjalani pemeriksaan penyidik untuk proses hukum lebih lanjut dan pengembangan kasusnya,” pungkas Arifin.

Sementara, pelaku mengakui perbuatannya menjambret tas korban. “Saya melihat dia (korban) sedang berjalan kaki sambil menenteng tas. Lalu, saya dekati kemudian saya rampas,” ujar pelaku saat diintrogasi petugas.

Ia mengaku nekat melakukan jambret karena terdesak melunasi utang. “Kepepet untuk bayar utang. Kalau hasil dari ojol hanya cukup untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Kades di Langkat Dibacok, Ini Motifnya

admin2@prosumut

Polres Asahan Ungkap Kasus Pembunuhan dan Judi ‘Togel’

admin2@prosumut

Pelaku Bongkar Rumah di Kotapinang Ditangkap, Temannya DPO

admin2@prosumut