Prosumut
Kriminal

Terjatuh Saat Menjambret, Remaja 16 Tahun Babak Belur Dihajar Warga

PROSUMUT – Remaja 16 tahun berinisial JM, babak belur dihajar warga di Jalan Anturmangan, Lingkungan I, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi, Jumat 3 September 2021 tengah malam sekira pukul 23.30 WIB.

Remaja yang tinggal di Jalan Sei Bahbolon, Kelurahan Pelita, Kecamatan Bajenis, Kota Tebingtinggi ini dipukuli warga akibat nekat merampas handphone Oppo A31 milik Burhanuddin Harahap (66) warga Jalan Anturmangan No. 48, Lingkungan I, Kelurahan Sri Padang, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi.

Kasubbag Humas Polres Tebingtinggi Iptu Agus Arianto kepada wartawan Sabtu 4 September 2021 siang di Mapolres Tebingtinggi mengungkapkan bahwa pelaku JM beserta barang bukti 1 unit sepeda motor Honda Vario, yang digunakan pelaku saat beraksi dan 1 unit handphone milik korban kini telah diamankan di Mapolres Tebingtinggi.

“Pelaku berhasil ditangkap warga dan diserahkan ke Polres Tebingtinggi. Korban yang mengaku mengalami kerugian sebesar Rp. 2.650.000,- akibat kejadian ini kemudian membuat laporan polisi dengan nomor : LP/B/617/IX/2021/SPKT/POLRES TEBING TINGGI/POLDA SUMATERA UTARA, Tertanggal 04 September 2021,” terang Kasubbag Humas.

Iptu Agus Arianto mengungkapkan, peristiwa ini berawal ketika malam itu korban yang sedang minum kopi bersama sejumlah warga di salah satu warung di pinggir jalan disekitar kediamannya, didatangi pelaku yang mengendarai sepeda motor Honda Vario warna putih.

Saat itu, pelaku yang tetap berada diatas sepeda motornya berhenti didekat korban duduk dan berpura-pura menanyakan alamat seseorang kepada korban dan warga sekitar, hingga tiba-tiba sejurus kemudian, dengan mengunakan tangan kanannya pelaku merampas handphone dari tangan korban.

“Namun saat pelaku hendak kabur dengan menggunakan sepeda motornya, korban berhasil menarik bagian belakang sepeda motor pelaku hingga pelaku terjatuh. Pelaku akhirnya berhasil diamankan warga sekitar dan selanjutnya diserahkan ke Polres Tebingtinggi,” terang Iptu Agus Arianto.

Kini akibat perbuatannya, pelaku akan dijerat dengan melanggar Pasal 365 subsider Pasal 362 dari KUHPidana, Junto undang-undang no 11 tahun 2012 tentang Sistem Pradilan Pidana Anak dengan ancaman hukuman 5 tahun. (*)

 

Reporter : Ronald Pasaribu
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Polres Sergai Sikat Puluhan Preman

Ridwan Syamsuri

Penikam Menkopolhukam Wiranto Rupanya Ber-KTP Medan, Disini Tinggalnya

valdesz

Anak Siantar Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Ridwan Syamsuri