Prosumut
Pemerintahan

Kampung Medan Putri Cikal Bakal Kota Medan

PROSUMUT – Tepat tanggal 1 Juli, Kota Medan memperingati hari jadinya yang ke-431 tahun. Ternyata, sejarah lahirnya ibukota Provinsi Sumatera Utara ini dari sebuah kampung bernama ‘Medan Putri’.

“Sejarah lahirnya Kota Medan diawali dengan dibukanya sebuah kampung yang dinamai Medan Putri oleh Guru Patimpus pada tahun 1590 yang berlokasi di Tanah Deli,” ungkap Ketua DPRD Kota Medan, Hasyim saat menyampaikan pidatonya pada Rapat Paripurna Dalam Rangka Hari Jadi Kota Medan Ke-431 di Aula Gedung DPRD Kota Medan, Rabu 30 Juni 2021.

Kata Hasyim, pada awal perkembangannya, kampung kecil yang bernama Medan Putri tersebut berkembang pesat dikarenakan lokasi posisinya yang strategis lantaran terletak di pertemuan Sungai Deli dan Sungai Babura, tidak jauh dari Jalan Putri Hijau sekarang ini.

Kedua sungai tersebut pada zaman dahulu merupakan jalur lalu lintas perdagangan yang cukup ramai, sehingga kampung Medan Putri yang merupakan cikal bakal Kota Medan, cepat berkembang menjadi pelabuhan transit yang sangat penting dan maju pesat.

“Seiring dengan perkembangan pembangunan yang cukup pesat, saat ini kota medan yang berpenduduk ± 2.524.341 jiwa (data sensus penduduk dari BPS tahun 2019) menghadapi berbagai permasalahan, di antaranya masalah sampah yang belum terselesaikan. Masalah ini akibat prilaku masyarakat yang kurang menyadari pentingnya hidup bersih dan sehat, serta masih adanya aparat Pemko Medan yang lambat menanganinya,” ujar Hasyim.

Kemudian, lanjut Hasyim, permasalahan banjir dan konektivitas transportasi publik, yang perlu diselesaikan secara kolaboratif dengan kepala daerah lain. Pemerintah Kota Medan dapat melakukan normalisasi sungai, membuat titik serapan, kolam retensi sebagai upaya mengurangi banjir.

“Selanjutnya, masalah penerangan lampu jalan yang belum maksimal, baik dari sisi kuantitas maupun kualitasnya yang dapat menyebabkan rawannya tindak kejahatan, kriminalitas dan perbuatan asusila,” paparnya.

Hasyim menuturkan, penataan kota diharapkan agar Pemko Medan segera mengambil langkah-langkah strategis untuk mewujudkan Kota Medan yang bersih, hijau dan sehat untuk ditempati. termasuk fasilitas ruang untuk pendestrian atau pejalan kaki, dengan trotoar yang nyaman bagi masyarakat untuk berjalan kaki.

Di sisi lain, tindak kejahatan dan kriminalitas terutama tindak kejahatan begal di jalanan, pencurian kendaraan bermotor, judi dan togel serta narkoba yang sangat meresahkan masyarakat.

“Saat ini yang paling utama dan sangat mempengaruhi peningkatan angka kriminalitas di kota medan adalah maraknya peredaran narkoba yang dapat berakibat rusaknya mental dan akal sehat masyarakat terutama pemuda. Karena itu, diharapkan aparat hukum bertindak dalam menangani penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba ini demi menyelamatkan generasi bangsa,” harapnya.

Lebih lanjut dia mengatakan, peringatan hari jadi Kota Medan pada tahun ini dirayakan dalam suasana penuh kesederhanaan. Karena, pada saat ini masyarakat Kota Medan serta masyarakat di seluruh Indonesia bahkan di seluruh dunia masih terus berjuang menghadapi pandemi Covid-19 yang sudah banyak mengambil korban baik yang positif terjangkit virus maupun yang meninggal dunia.

“Pandemi Covid-19 yang telah berlangsung selama hampir dua tahun ini, telah berdampak pada semua sendi kehidupan, baik kesehatan, perekonomian dan sosial. Untuk itu, tidak bosan-bosannya kami senantiasa menghimbau agar masyarakat selalu menerapkan pola hidup sehat, hidup bersih dengan selalu menjalankan protokol kesehatan seperti memakai masker, menjaga jarak aman (physical distancing) sering mencuci tangan, tetap berada di rumah terkecuali harus melakukan urusan penting dan menghindari keramaian/kerumunan,” katanya.

Hasyim menambahkan, diimbau juga agar masyarakat meningkatkan kepedulian sosial, menjaga kebersihan dan bahu-membahu untuk membantu warga yang terdampak Covid-19.

“Mari kita jadikan momentum peringatan hari jadi kota medan ini sebagai media introspeksi dan lebih mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa, sembari berdoa agar kiranya wabah Covid-19 ini segera berakhir dan situasi kembali pulih,” ujarnya sembari menyebutkan, DPRD Kota Medan mengapresiasi langkah-langkah yang sudah dilakukan oleh Wali Kota Medan, untuk percepatan pemenuhan target vaksinasi bagi penduduk Kota Medan dan semoga bisa tuntas sampai akhir tahun ini,” pungkasnya. (*)

 

Reporter : Rayyan Tarigan

Editor        : Iqbal Hrp

Foto            : 

Konten Terkait

Ada 38.507 KK Akan Menerima Bantuan Pemkab Labuhanbatu

admin2@prosumut

Gubernur Tegaskan Kasus PMK di Sumut Masih Terkendali

Editor prosumut.com

Mengamuk Saat Ditertibkan, PK5 Medan Amplas Akui Kesalahan

Editor Prosumut.com