Prosumut
Pendidikan

Inovator Muda Asah Karya Solutif dan Inovatif di Steam Expo

EPAPER

PROSUMUT – Sampoerna Academy Medan tetap berkomitmen memberikan kualitas pendidikan terbaik dengan metode pembelajaran abad 21 yang mendorong budaya inovasi dan kolaborasi, demi lahirnya generasi yang lebih siap menghadapi masa depan.

Hal ini dikatakan Local Vice Principal Sampoerna Academy Medan, Mayolica Toruan dalam zoom nya, Senin 22 Februari 2021.

Dikatakannya Sampoerna Academy menerapkan pendekatan STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, dan Mathematics) untuk mendukung pengalaman belajar lebih komprehensif dan berfokus pada pemecahan permasalahan.

“STEAM juga untuk membantu pengembangan kompetensi murid, sehingga mereka lebih dewasa, percaya diri, dan memiliki tujuan belajar kuat. Metode ini juga mengintegrasikan experiential learning yang sangat efektif dan efisien membantu siswa tetap fokus dan berinteraksi selama sesi virtual. Hasil pembelajaran tersebut kemudian ditampilkan di STEAM EXPO 2021 program tahunan kompetisi dan pameran,” katanya.

Melalui program tahunan kompetisi dan pameran STEAM EXPO, siswa Sampoerna Academy dari tingkat early learning hingga menengah atas di seluruh kampus Indonesia termasuk Medan, ditantang untuk unjuk hasil karya dan inovasi menerapkan ilmu yang telah dipelajari di sekolah.

Dengan total pendaftaran 425 karya dari 531 murid, Sampoerna Academy mengukuhkan komitmennya untuk terus memastikan kualitas proses pembelajaran tetap terjaga, efisien, dan efektif, meskipun dilaksanakan secara daring.

Digelar virtual, STEAM EXPO dibagi atas dua kategori kompetisi untuk kelas tiga ke atas, dan pameran yang terbuka untuk seluruh siswa.

Khusus untuk kompetisi, para finalis diharuskan mengikuti sesi presentasi di depan para juri, termasuk guest judge yang merupakan ahli pendidikan dan praktisi STEAM berskala nasional dan internasional.

Tentunya, kompetisi dan pameran STEAM EXPO 2021 juga bertujuan sebagai program pengembangan kompetensi 5C (Creative, Critical Thinking, Communication, Collaboration, and Character) sekaligus menanamkan nilai IGNITE (Integrity, Growth Mindset, Nobility, Innovation, Teamwork, dan Excellence) pada siswa.

“Tahun ini, STEAM EXPO diisi berbagai karya inovatif milik individu dan kelompok yang mengangkat berbagai disiplin ilmu, seperti fisika, teknik, biologi, matematika dan komputer, social behaviour, hingga keberlanjutan. Salah satu manfaat dari pendekatan STEAM adalah siswa belajar tentang tanggung jawab atau peran mereka dalam kehidupan nyata dengan meneliti berbagai tantangan yang terjadi saat ini kemudian menganalisanya untuk menemukan solusi inovatif. Di Sampoerna Academy Medan, para calon inovator muda menciptakan berbagai karya mulai dari green energy hingga solusi praktis di masa pandemi, seperti inovasi masker pendeteksi virus,” jelas Kristin Abt, Head of Science Sampoerna Academy Medan.

Program ini juga turut didukung oleh seorang entrepreneur dan orang tua murid Sampoerna Academy Medan, Natalia Kok, sebagai salah satu wadah terbaik mengembangkan passion, kreativitas, dan motivasi belajar anak. (*)

 

Reporter : Nastasia
Editor        : Iqbal Hrp
Foto            : 

Konten Terkait

Tuty Jadi Peserta Pemilihan Guru SMP Berprestasi Tingkat Nasional

admin@prosumut

Perpustakaan UMA Raih Akreditasi A

Ridwan Syamsuri

Faperta UMA dan PT GPN Kerja Sama Rekrut Karyawan

Ridwan Syamsuri